Bos RB Leipzig: Kartu Merah Keita Tidak Adil

Naby Keita

Naby Keita mendapatkan kartu merah yang ketiga dalam tujuh pertandingan untuk klub dan timnas Guinea saat RB Leipzig kalah dari Bayern Munchen dia ajang DFB Cup, Kamis (26/10) dini hari WIB.

Pemain berusia 22 tahun itu dikeluarkan pada babak kedua sebelum Bayern merebut kemenangan 5-4 lewat adu penalti setelah hasil kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu reguler di Red Bull Arena.

Tapi Hasenhuttl merasa kartu merah yang didapat Keita tidak adil, dengan sang pemain tengah – yang akan bergabung dengan Liverpool musim depan – telah melakukan lima pelanggaran, dan telah dilanggar berkali-kali.

“Naby Keita mendapat dua kartu kuning karena dua pelanggaran. Menurut pendapat saya, Naby hanya mendapat kartu kuning untuk pelanggaran pertamanya,” kata Hasenhuttl.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Sebelum dia mendapat kartu kuning pertamanya, dia telah dilanggar puluhan kali. Dalam situasi seperti ini, saya sangat merindukan persamaan hak.”

Emil Forsberg mencetak gol pembuka dari titik penalti untuk tuan rumah pada menit ke-68, namun Bayern berhasil menyamakan kedudukan melalui Thiago Alcantara pada menit ke-73.

Tapi Hasenhuttl dibuat kecewa dengan insiden di babak pertama, saat wasit berubah pikiran dan memberi tendangan bebas kepada Leipzig setelah awalnya menunjuk ke titik penalti.

“Saat yang menentukan adalah saat wasit memutuskan untuk memberi kami sebuah penalti setelah ia melihat kejadiannya dari jarak tiga meter dan kemudian membatalkannya karena asisten wasit memiliki pandangan yang lebih baik dari jarak 40 meter,” katanya.

“Maaf, tapi sangat sulit untuk menerima apa yang terjadi dengan wasit dalam situasi seperti ini.”

“Dia sangat percaya diri saat dia meniup peluit dan dia tidak ragu sedikitpun, jadi saya tidak mengerti mengapa dia membatalkan penalti karena asistennya yang melihat dari jarak jauh, tapi kami tidak dapat mengubahnya.”