Dipermalukan, Jadon Sancho Kapok Main di Dortmund

Jadon Sancho Kapok Main di Borussia Dortmund

Usai dipermalukan oleh pelatih Dortmund, Jadon Sancho mungkin kapok dan akan meninggalkan Bundesliga untuk selamanya akhir musim ini.

Target transfer Manchester United dan Liverpool Jadon Sancho telah memutuskan meninggalkan Borussia Dortmund di tengah masa sulit di Jerman. Selain dua tim beridentitas merah itu, Chelsea baru-baru ini juga ikut serta dalam perlombaan memperebutkan pemain muda asal Inggris itu.

Mendapatkan Sancho bisa berarti klub mana pun yang menginginkannya harus merogoh dompetnya sebanyak 1,84 triliun rupiah karena ia dianggap sebagai salah satu talenta terbaik Eropa dan sang penyerang sudah bersiap keluar dari Dortmund.

The Daily Mail mengklaim Sancho resah di Dortmund setelah awal musim yang sulit. Sancho dihukum pada akhir pekan lalu ketika ia ditarik keluar setelah hanya bermain selama 36 menit melawan Bayern Munchen. Pemain Inggris itu masuk ke pertandingan dengan kondisi yang tidak sepenuhnya bugar setelah tertatih-tatih keluar lapangan pada pertandingan Dortmund sebelumnya melawan Inter Milan dengan cedera hamstring.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tetapi pelatih Dortmund Lucien Favre mengatakan: “Dia (Sancho) tidak cedera, dia berlatih kemarin. Anda lihat sendiri hari ini dia tidak bermain bagus. Jadi saya harus menggantikannya.”

Diperlakukan seperti itu pada laga big match Bundesliga, di mana Dortmund kalah 4-0, merupkan sesuatu yang memalukan dan Jadon Sancho mungkin kapok. Ia sekarang akan berusaha pergi dari Jerman selamanya.

Sancho dapat kembali ke Premier League, tetapi akan memiliki banyak pelamar dari Spanyol, Italia dan Inggris musim panas mendatang. Pemain berusia 19 tahun tersebut saat ini sedang melakukan tugas internasionalnya dengan The Three Lions dan manajer Gareth Southgate mengungkapkan ia telah mengobrol lama dengan Sancho tentang masalahnya di Dortmund.

“Dia (Sancho) datang kepada saya pada awal minggu dan kami berbicara selama 25 menit,” kata Southgate. “Kami memiliki kewajiban untuk membantunya meningkatkan diri dan berkembang. Kami juga terus berkomunikasi dengan Dortmund. Ini adalah tantangan yang sangat besar yang dia ambil untuk pergi ke negara lain. Ada sepakbola, dia beradaptasi dengan kehidupan dan bahasa di sana (Jerman). Dia melakukannya dengan sangat baik.”