Erling Haaland Striker Impian, Borussia Dortmund Beruntung

Erling Halaand Striker Impian, Borussia Dortmund Beruntung

Gilabola.com – Penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland adalah sebuah pemain yang memang di idam-idamkan oleh Die Borussen dan juga seperti keberuntungan bisa memboyongnya. Hal ini di ungkapkan oleh CEO klub, Hans Joahim Watzke.

Sebelumnya, Haaland di datangkan kubu kuning hitam dari RB Salzburg. Dimana untuk mendapatkan tanda tangannya, petinggi klub harus menggelontorkan dana yang sangat besar. Bahkan kepindahannya ke Signal Iduna Park pun juga membuat sejumlah tim-tim papan atas harus gigit jari. Misalnya saja seperti Manchester United, yang kabarnya bisa mendapatkan tanda tangan sang pemain.

Akan tetapi pada bursa transfer Januari lalu. Pemain asal Norwegia itu secara mengejutkan menolak pinangan tim besutan Ole Gunnar Solskjaer.  Hal ini pun langsung membuat Setan Merah seperti kebakaran jengggot. Dimana dengan memboyong Odion Ighalo dari Shanghai Shenhua dengan status pinjaman hingga akhir musim.

Sedangkan baru 1 bulan merumput di Bundesliga. Halaand pun benar-benar menggila. Tercatat ia sudah mengemas 8 gol dari total 5 kali pertandingan dan keran golnya pun akan terus berlanjut di sisa kompetisi musim ini. Apalagi ia bakal selalu mendapatkan umpan-umpan manja dari rekan-rekan setimya seperti Thorgan Hazard dan Jadon Sancho.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Meski Watzke sempat frustasi lantaran hengkangnya Robert Lewandowksi ke Bayern Munchen pada tahun 2014 lalu. Akan tetapi dirinya mengaku sangat senang Dortmund saat ini kembali mempunyai striker sekaliber Haaland yang sangat haus gol.

“Kami selalu ingin mempunyai striker yang mempunyai cara bermain yang berbeda,”Kata Watzke kepada Goal.

“Ini bukanlah tentang second striker, tetapi pemain klasik yang jangkung secara fisik. Tetapi untuk bisa mendatangkan pemain tipikal ini, maka kita harus melihatnya di bursa transfer lebih dulu.

“Tidak banyak pemain yang tingginya 1,94 meter dan secepat itu. Sebetulnya, tidak ada pemain yang ingin dibawa dalam benak pikiran saya. Dimana ini hanya soal kesempatan yang anda jarang dapatkan.

“Namun saya sudah memantau perkembangannya cukup lama. Saya pertama kali berjumpa dengannya pada bulan Desember. Saya pikir kami berdua dengan cepat merasa bahwa ini bisa menjadi sesuatu penandatangan.”Pungkasnya.