Franck Ribery Kena Sanksi Usai Makan Steak Emas Senilai Rp 18 Juta Ini

Franck Ribery Kena Sanksi Usai Makan Steak Emas Senilai Rp 18 Juta Ini

Franck Ribery cuma manusia biasa. Dia mencoba memamerkan kenikmatan hidup dengan makan steak Salt Bae yang terkenal, berlumuran emas dan berharga Rp 18,1 juta per potongnya. Sayangnya, pemain Bayern Munchen itu berkuping tipis.

Beberapa followernya mengkritik pemain Bayern Munchen asal Prancis itu, mengomentari pemborosan dan pameran kemewahan yang dilakukannya, dan ia membalas semua kritik itu dengan sejumlah kata-kata makian yang kelewat batas untuk seorang pemain sepak bola yang menjadi panutan anak-anak di seluruh dunia.

Bayern Munchen memutuskan akan menjatuhkan “denda sangat besar” terhadap Franck Ribery setelah memaki secara kasar di media sosial miliknya, kata direktur olahraga klub itu, Hasan Salihamidzic.

Striker Prancis itu mencuitkan sejumlah postingan kemarahan di Twitter dan Instagram pada hari Sabtu, yang ditujukan pada mereka yang mengkritiknya karena makan steak berlapis emas.

Bayern Munchen Jatuhkan Sanksi Berat Atas Franck Ribery

“Saya berbicara cukup lama dengan Franck dan saya memberi tahu dia bahwa kami akan menjatuhkan denda besar padanya dan dia menerimanya,” kata direktur klub Hasan Salihamidzic. “Dia menggunakan kata-kata yang tidak bisa diterima oleh kami, FC Bayern, dan bahwa Franck tidak memiliki hak untuk menggunakan [kata-kata kasar itu], sebagai panutan dan pemain FC Bayern.”

Advertisement
advertisement
advertisement

Pada hari Kamis, pemain Bayern Munchen berusia 35 tahun itu memposting sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dia berada di sebuah restoran steak milik selebriti Turki terkenal, Salt Bae, dan menggosok tangannya sebelum makan sebuah potongan besar steak yang berlumuran emas.

Franck Ribery Tak Tahan Dihina Begitu Masifnya

Kemewahan yang berlebihan itu, serta biaya makan yang mencapai Rp 18,1 juta, menuai banjir kritik yang luar biasa ganas terhadap Ribery. Sang pemain Prancis itu,  yang memiliki pendapatan sekitar Rp 130 Milyar per tahun bersama dengan sang juara Jerman itu, membalas kritik para followernya pada hari Sabtu.

“Mari kita mulai dengan semua orang yang iri, marah, dilahirkan karena kondom yang bocor,” cuitan pertama Ribery di Twitter. “Ngent**-lah ibumu, nenekmu dan seluruh keluarga besarmu,” isi cuitan Ribery dengan penuh kemarahan.

Salihamidzic menegaskan bahwa Ribery tidak membayar tagihan itu sendiri karena dia datang sebagai undangan ke restoran tersebut. Dia juga mengakui bahwa pemain itu bereaksi terhadap berbagai macam penghinaan.

“Franck telah difitnah dan dihina,” kata Salihamidzic. “Bukan hanya Franck [yang jadi sasaran hinaan], tetapi istrinya yang sedang hamil, anak dan ibunya, yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Franck ingin membela diri dan membela keluarganya. Dia memiliki hak untuk melakukan itu. Saya mendukungnya dalam hal itu, tapi sayangnya dia benar-benar kehilangan kendali.”

Media dan pengguna media sosial Jerman telah meminta juara bertahan Bundesliga itu untuk menghukum berat sang striker, yang akan mengakhiri kontraknya pada akhir musim. “Bos harus mengenakan sanksi atas Ribery,” desak tabloid Jerman Bild.