Franck Ribery Menangis Cetak Gol Pada Laga Terakhir Bayern Munchen

Franck Ribery Menangis Cetak Gol Pada Laga Terakhir Bayern Munchen

Legenda Bayern Munchen Franck Ribery a.k.a. Bilal Yusuf Mohammed menangis saat melakoni laga terakhirnya untuk klub hari Sabtu (18/5) malam dan cetak gol pula.

Menangis dan mencetak gol terjadi pada dua kesempatan terpisah pertandingan Bayern Munchen vs Eintracht Frankfurt pada Sabtu malam. Suporter Die Roten membentangkan satu poster besar bertuliskan “Servus and Danke” bermakna “Sampai Jumpa dan Terima Kasih!” di samping poster besar lain bergambar dirinya dan Arjen Robben.

Franck Ribery terlihat menangis saat melihat poster ucapan perpisahan dari fans sebelum laga dimulai, saat ia melakukan pemanasan bersama para pemain Die Roten lainnya.

Hasil Bayern Munchen vs Eintracht Frankfurt 5-1, Juara Ketujuh Kalinya!

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

 

Eintrach Frankfurt adalah lawan tangguh, yang bisa terlihat dari keberhasilan mereka menembus semi final Liga Europa sebelum kalah adu penalti lawan Chelsea. Mereka bahkan bisa lolos langsung ke Liga Champions jika berhasil menang pada matchday terakhir Bundesliga pada Sabtu malam, mengasumsikan rival lainnya kalah atau imbang.

Sayangnya itu tidak terjadi bagi Frankfurt. Bahkan setelah tim tamu tertinggal 3-1 di pertengahan babak kedua, pelatih Bayern Munchen, Niko Kovac, memasukkan kedua pemain veteran ini pada menit 61 dan 67. Ribery duluan, baru kemudian Robben dengan maksud agar mereka berdua memiliki kesempatan untuk mengucap salam perpisahan kepada para pendukung Der FCB.

Tapi bukan Ribery dan Robben kalau tidak melakukan perpisahan dengan cara yang penuh gaya. Kedua pensiun dan keduanya mencetak gol, masing-masing pada menit 72 dan 78. Gol oleh Ribery lebih monumental karena ia meliuk-liuk dari sisi kiri kotak penalti, berganti-ganti menggunakan kaki kiri dan kaki kanannya sebelum melepaskan serangan melambung melewati kiper Kevin Trapp.

Ia kemudian mencopot jerseynya, merayakan gol bersama rekan-rekannya selama beberapa saat dengan mereka semua menepuk-nepuk kepalanya. Wasit Sascha Stegemann menunggu dengan sabar sebelum mengibaskan kartu kuning. Ya, tentu saja dia tahun ini adalah laga perpisahan Ribery dengan Bayern Munchen tapi aturan adalah aturan dan ini adalah Jerman. Yang ia lakukan hanya memeluk wasit, mencoba memahami pekerjaan sang pengadil.

Franck Ribery adalah pemain kelahiran Prancis 36 tahun silam. Dua codet di wajah bagian kanannya adalah hasil kecelakaan mobil vs truk yang melibatkan keluarganya saat ia masih berusia dua tahun dan harus menerima lebih dari 100 jahitan guna menyelamatkan nyawanya.