Site icon Gilabola.com

Hampir Tumbang, Bayern Munchen Diselamatkan Gol Ajaib Menit 100

Hasil Bayern Munchen vs Heidenheim skor akhir 3-3

Gilabola.com – Gol dramatis di detik terakhir membuat Bayern Munchen terhindar dari kekalahan saat menjamu Heidenheim. Pertandingan yang berlangsung di Allianz Arena berakhir imbang 3-3, hasil yang merugikan tim tamu dalam upaya mereka bertahan di Bundesliga.

Pencetak Gol:

Pelatih Vincent Kompany melakukan tujuh perubahan susunan pemain setelah kekalahan di leg pertama semifinal Liga Champions melawan PSG pada pertengahan pekan. Beberapa pemain seperti Harry Kane, Michael Olise, dan Luis Díaz memulai laga dari bangku cadangan. Sementara itu, Jonathan Tah dipercaya menjadi kapten untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, Frank Schmidt hanya melakukan satu pergantian pemain. Arijon Ibrahimović yang berstatus pinjaman dari lawan masuk menggantikan Adrian Beck.

Laga ini menjadi pertandingan ke-100 Heidenheim di Bundesliga, dengan Patrick Mainka tampil penuh di seluruh pertandingan tersebut. Tim tamu juga datang dengan misi meraih poin demi menjaga peluang lolos dari degradasi.

Meski lebih dominan dalam penguasaan bola sejak awal, justru tim tamu yang lebih dulu mencetak gol. Pada menit ke-22, Marnon Busch mengirim umpan lambung ke dalam kotak penalti setelah situasi sepak pojok, dan Budu Zivzivadze yang tak terkawal sukses menyambar bola dari jarak dekat.

Keunggulan bertambah sembilan menit kemudian. Busch kembali berperan lewat umpan terobosan matang yang dimanfaatkan Eren Dinkçi. Ia melewati kiper lalu dengan tenang menceploskan bola ke gawang.

Tuan rumah kesulitan menembus pertahanan disiplin lawan. Namun pada menit ke-44, Jamal Musiala dilanggar di area berbahaya. Leon Goretzka kemudian memperkecil ketertinggalan melalui tendangan bebas langsung yang melengkung indah dari jarak sekitar 25 meter. Tak lama setelah itu, Musiala hampir menyamakan skor, tetapi tembakannya masih melebar tipis.

Memasuki babak kedua, Kompany langsung melakukan empat pergantian dengan memasukkan Kane, Olise, Díaz, dan Joshua Kimmich. Intensitas serangan meningkat drastis. Kiper lawan melakukan penyelamatan penting pada menit ke-55, sementara peluang lain digagalkan tepat di garis gawang.

Gol penyeimbang akhirnya tercipta sebelum satu jam pertandingan berjalan. Goretzka mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan bola dari sepak pojok Olise di tiang jauh. Kimmich sempat mengenai tiang dari jarak jauh, sedangkan kiper tuan rumah juga membuat penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Dinkçi.

Namun, tim tamu kembali unggul pada menit ke-76. Zivzivadze melakukan penetrasi dari sisi kiri, melewati Olise, lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas gawang.

Tuan rumah terus menekan. Pada menit ke-83, Olise hampir mencetak gol lewat sepak pojok, tetapi bola hanya membentur mistar.

Tambahan waktu yang panjang terjadi setelah cedera Jonas Föhrenbach, yang kembali bermain dengan hidung dibalut perban tebal. Situasi ini menunjukkan betapa kuatnya usaha tim tamu mempertahankan keunggulan.

Namun pada menit ke-100, gol dramatis akhirnya terjadi. Tembakan Olise mengenai tiang, memantul ke punggung kiper Kevin Müller, lalu masuk ke gawang. Gol tersebut memastikan hasil imbang bagi tuan rumah dalam laga yang berakhir dramatis.

Pemain Terbaik: Leon Goretzka

Goretzka tampil sebagai pemain paling menonjol dengan meraih 52 persen suara. Ia mencetak dua gol penting, termasuk satu dari tendangan bebas spektakuler. Selain itu, ia juga mencatat enam tembakan sepanjang pertandingan dan menjadi faktor utama yang menyelamatkan timnya dari kekalahan di kandang.

Exit mobile version