Inilah Alasan Marco Reus Lebih Hebat Daripada Messi Dan Ronaldo

Marco Reus, bintang Borussia Dortmund.
Marco Reus, bintang Borussia Dortmund.

Mantan pelatih klub Liga Jerman Borussia Dortmund, Matthias Sammer, percaya Marco Reus layak mendapatkan rasa hormat lebih besar dibandingkan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo.

Pesepak bola berusia 28 tahun ini lebih banyak berada di atas meja perawatan daripada di atas lapangan dalam beberapa musim terakhir. Di awal musim lalu ia mengalami masalah pada tulang panggul dan otot lututnya sobek sejak Mei hingga awal Februari kemarin.

Sejak kembali merumput di pertandingan kontra Hamburg, Marco Reus sudah dipanggil pelatih Peter Stoger untuk empat pertandingan di semua kompetisi .

Menurut legenda Jerman Matthias Sammer nama Reus pantas disebut sebagai salah satu panutan dalam hal kesabarannya menghadapi cedera dibanding Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Advertisement

“Saya sepenuhnya diyakinkan oleh Marco dan memiliki rasa hormat yang besar kepadanya atas situasi yang telah ia hadapi,” tutur Sammer pada Kicker.

“Jika Anda menyebut Messi atau Ronaldo saat ini, yang jarang cedera dan bermain sepak bola selama satu dekade di level dewa, maka itu pastinya sangat indah dan mendapatkan rasa hormat saya.”

“Tapi saya yakin apa yang Marco telah jalani merupakan pelajaran-pelajaran hidup yang harus diambil. Dia panutan bagi banyak pihak. Tidak mudah menyerah, terus berusaha, tetap tegar di fase-fase penuh lika-liku, tetap stabil untuk terus menghadapi hidup, menunjukkan motivasi bagi para pesepak bola. Itu lah Marco Reus.”

Disinggung perihal Peter Stoger yang sukses membawa Borussia Dortmund duduk di belakang Bayern Munchen, jelang laga kontra Augsburg, Selasa (27/02) dini hari WIB tadi, Matthias Sammer memberikan dukungan sepenuhnya untuk mantan pelatih Cologne ini.

“Tentu saja, tidak diragukan lagi [Stoger harus tetap berada di Der BVB],” tambah Sammer. “Siapapun yang telah menunjukkan kualitas-kualitas yang dimiliki di situasi sulit, tidak akan cukup hanya mendapatkan pujian semata.”

“Klub, tim dan fans telah bersatu kembali. Sebuah awalan telah dimulai dan stabilitasnya sudah ada, namun apa yang telah ia lakukan adalah hal yang luar biasa. Saya rasa Dortmund tidak perlu menunggu hingga akhir musim untuk apa yang Stoger telah berikan.”

“Bagaimana Peter Stoger memberikan rasa tenang, kepastian dan di saat yang sama menciptakan kestabilan dan kebebasan di dalam tim, adalah resep yang tepat.”