Kiper Bayer Leverkusen Cetak Gol Bunuh Diri Paling Memalukan Abad Ini

Kiper Bayer Leverkusen Cetak Gol Bunuh Diri Paling Memalukan Abad Ini

Gila Bola – Kiper Bayer Leverkusen Lukas Hradecky tidak akan mau melihat tayangan ulang pertandingan Liga Jerman di Arminia Bielefled, Sabtu (21/11) malam, setelah ia mencetak sebuah gol bunuh diri yang mungkin akan dikenang sepanjang abad ini. Lihat.

Bayer Leverkusen tengah unggul 0-1 dalam laga Bundesliga di Schucoarena saat bola sampai ke salah satu pemain belakang B04. Seperti bisa Anda saksikan pada adegan di bawah ini, bak kiri Daley Sinkgraven berada di bawah tekanan berat dua pemain tuan rumah dan memutuskan untuk mengirim backpass kepada Hradecky. Keputusan itu akan ia sesali kemudian dengan kiper Finlandia itu salah mengendalikan bola sehingga si bundar malah berbelok ke gawangnya sendiri dan mengubah papan skor menjadi sama kuat 1-1.

Beruntung Aleksandar Dragovic berhasil mencetak gol selang dua menit sebelum peluit panjang dibunyikan untuk memastikan ia menutupi rasa malu sang kiper dan Bayer Leverkusen menang 1-2 di Arminia Bielefeld. Entah apa yang akan terjadi jika tidak ada gol kedua B04 tersebut. Mungkin lebih besar lagi rasa malu sang penjaga gawang berusia 30 tahun tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Sang kiper memiliki waktu untuk menahan bola lebih dulu sebelum mengirim si bundar ke depan, tapi ia terlihat terburu-buru dan meski sudah berusia 30 tahun tapi sepertinya tak memiliki pengalaman soal fisika momentum dari gerakan bola seperti ini. Menurut teori, benda yang bergerak ke satu arah akan mendapatkan momentum untuk terus melaju ke arah yang sama, kecuali mendapatkan energi yang lebih besar untuk berpindah arah.

Sebagai hasil dari kemenangan itu maka Bayer Leverkusen kini naik ke posisi kedua klasemen Bundesliga, satu posisi dan satu poin di bawah Bayern Munchen yang secara mengejutkan gagal menang atas Werder Bremen, tim yang satu tahun lalu mereka bantai dengan skor 6-1 setelah kebobolan lebih dulu.

Lukas Hradecky dilahirkan di Bratislava, Cekoslovakia, tahun 1989 sebelum negara itu terpisah dua menjadi Ceko dan Slovakia. Ia merupakan pemegang paspor Slovakia meski juga membela tim nasional Finlandia.