Leipzig Pecat Pelatih Jesse Marsch, Langsung Dikaitkan akan Jadi Asisten Rangnick di Man Utd

Leipzig baru saja memecat pelatih Jesse Marsch, Minggu (5/12) malam ini. Spekulasi langsung berkembang bahwa ia akan menjadi asisten Ralf Rangnick di Manchester United. 

Gilabola.com – Pelatih asal Amerika Serikat itu pernah menjadi asisten Rangnick saat pelatih interim Setan Merah itu masih mengasuh klub Bundesliga tersebut di tahun 2018. Setahun kemudian, Marsch ditunjuk sebagai orang nomor satu di Red Bull Arena musim ini.

Namun, masa jabatannya hanya EMPAT BULAN saja. Marsch dipecat setelah timnya kalah 2-1 di kandang Union Berlin pada hari Jumat. Ini menjadi kekalahan ketiga Die Roten Bulles secara berturut-turut, yang membuat mereka terlempar hingga ke peringkat 11 papan klasemen Bundesliga pekan ini.

Leipzig juga gagal melaju di Liga Champions, setelah mereka berada di belakang Manchester City dan PSG di fase grup.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

“RB Leipzig dan pelatih kepala Jesse Marsch sepakat untuk memutus hubungan kerja. Keputusan ini sebagai hasil dari sebuah analisa mendalam dan diskusi yang intensif setelah pertandingan melawan Union Berlin,” demikian pernyataan resmi klub tersebut, seperti dilansir The Sun.

“Jesse Marsch akan segera dibebaskan dari tugasnya, dan asisten pelatih Achim Beierlorzer akan memimpin tim menjelang laga kandang melawan Manchester City pekan depan. Sedianya, pengganti Jesse Marsch akan diumumkan dalam waktu dekat ini,” lanjut pernyataan tersebut.

Marsch diketahui juga pernah bekerja di RB Salzburg, di mana Rangnick pernah menjadi petinggi di klub Austria tersebut. “Saya sangat bersyukur menjadi bagian dari keluarga Red Bull dan diberi kesempatan ini,” ujar mantan pelatih Leipzig berusia 48 tahun itu.

“Sampai akhir, saya tetap berharap, setelah awal musim yang tak menyenangkan dan penampilan kami yang tak konsisten, kami bisa lebih padu dan stabil sebagai sebuah tim, dan membalikkan nasib kami,” tambahnya.

“Sayangnya, kami tidak berhasil melakukannya – setelah berdiskusi dengan Oliver Mintzlaff, kami sampai pada keputusan bersama untuk lakukan perubahan dalam posisi pelatih,” tandas Marsch.

“Saya hanya menyimpan pikiran positif dan berharap banyak untuk klub, tim, staf dan semua suporter, bahwa RB Leipzig akan segera menemukan jalan kembali ke kekuatan lamanya dan, mengingat kualitas yang ada di dalam tim maupun klub, saya yakin klub ini akan mencapai tujuannya,” tambahnya.

Seketika setelah Marsch dipecat, ia langsung dikaitkan akan bergabung dengan Rangnick di Manchester United. Pelatih 63 tahun saat ini tengah mencari dua atau tiga asisten, di mana ia pernah bekerja sama dengan Marsch di Red Bull Arena pada tahun 2018.

Marsch bahkan bekerja sebagai asisten Rangnick selama satu tahun, sebelum Rangnick mendapat promosi sebagai kepala bidang olah raga dan pengembangan di Red Bull, sementara Marsch menjadi pelatih di Salzburg.

Sebelumnya diungkapkan, Manchester United inginkan pelatih New York Red Bulls, Gerhard Struber, untuk menjadi asisten baru Rangnick setelah Michael Carrick hengkang. Rangnick dan Struber diketahui sudah saling mengenal dengan baik, setelah mereka bekerja sama di RB Salzburg, di mana Rangnick menjadi direktur sepak bola dan Struber menjadi pelatih tim yunior. Kini, sebagian suporter Manchester United yakin dipecatnya Marsch dari RB Leipzig bukan hanya kebetulan.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaBarcelona Temukan Alternatif Jules Kounde di Ligue 1
SelanjutnyaTottenham Unggul 1 Gol, Son Heung-Min Sudah Terlibat Dalam 20 Gol Lawan Tim Promosi