Leroy Sane Masuk-Keluar di Leverkusen, Ini Alasan Pelatih Bayern Munchen

Gilabola.com – Pelatih Bayern Munchen, Hansi Flick, ungkap alasannya untuk memasukkan dan mengeluarkan Leroy Sane dalam laga di kandang Bayer Leverkusen, Minggu (20/12). Dalam pertandingan itu sendiri, Die Roten menang 1-2.

Flick mengaku, dirinya ‘tak punya opsi lain’ kecuali harus mengganti Sane, hanya 36 menit setelah memainkan bintang internasional Jerman itu sebagai pemain pengganti.

Mantan winger Manchester City yang tengah bekerja untuk kembali benar-benar fit, itu dimainkan Flick di menit 32 sebagai pengganti Kingsley Coman. Saat itu, Bayern tengah tertinggal 1-0 setelah gol Patrik Schick membawa tuan rumah memimpin di menit ke-14. Namun, dua gol Robert Lewandowski kemudian berhasil membawa Bayern membalikkan situasi dan menang 1-2.

Advertisement
PSG188
PSG188
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Pelatih Bayern Munchen berusia 55 tahun itu tak senang dalam kinerja lini tengah skuadnya di babak kedua, dan memilih untuk masukkan Joshua Kimmich serta Jamal Musiala. Corentin Tolisso akhirnya minggir untuk memberi tempat pada Kimmich, dan Sane digantikan Musiala.

Keputusan itu sempat membuat banyak orang mengangkat alis, tapi Flick mengakui ia tak punya opsi lain yang berdasarkan pada penampilan para pemainnya di lapangan.

“Saat kami lakukan pergantian pemain, kami harus melakukannya dengan bijaksana. Jika anda melihat babak kedua, Thomas Muller sangat dibutuhkan tim, Serge Gnabry malah berkembang di babak kedua itu, itulah kenapa saya mengganti Leroy Sane. Kami harus bereaksi seperti itu, karena tak ada opsi lain,” tegas Flick, seperti dilansir Goal.

Para manajer klub dinilai karena keputusan mereka di lapangan, dan pelatih Bayern Munchen bernama lengkap Hans-Dieter Flick itupun berhasil membayarnya saat Lewandowski bukukan gol kedua di akhir pertandingan, lewat kerja sama dengan Kimmich.

Kemenangan ini berhasil membuat posisi Die Roten melompati Leverkusen dan duduki posisi teratas klasemen Bundesliga – dua poin di atas Leverkusen dan RB Leipzig.

Sedangkan bagi Sane, hal ini menjadi kemunduran yang harus dihadapinya. Apalagi, bulan lalu, Flick juga menyebut Sane tampil kurang berkualitas di pertandingan melawan Salzburg di Liga Champions.

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL