Liverpool Pasang Radar, Timo Werner Ogah Teken Kontrak Baru di Leipzig

Liverpool Pasang Radar, Timo Werner Ogah Teken Kontrak Baru di Leipzig

Gilabola.com – Pemain bidikan Liverpool, Timo Werner, menolak teken kontrak baru di RB Leipzig.

Diungkapkan CEO RB Leipzig, Oliver Mintzlaff, striker asal Jerman itu akan habis masa kontraknya di klub tersebut pada akhir musim depan. Ia sempat dikaitkan dengan sejumlah tim papan atas Eropa, termasuk Liverpool.

Werner gabung Leipzig dari Stuttgart pada 2016 lalu, dan sejak saat itu ia tercatat sudah bukukan 60 gol dalam 108 penampilannya. “Kami ingin memperpanjang kontraknya, tapi dia mengisyaratkan pada kami, dia tak mau teken kontrak baru itu,” tandas Mintzlaff kepada Sky Germany.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Pelatih Leipzig saat ini, Ralf Rangnick – yang akan digantikan Julian Nagelsmann pada akhir musim ini, sempat menyatakan keinginannya untuk mempertahankan Werner di klub tersebut.

Leipzig Coba Pertahankan Werner

“Kami terus mencoba untuk mempertahankannya. Dia tahu dia sangat populer di tim ini, di antara pelatih dan para suporter,” ujar Rangnick.

“Dia pemain papan atas, dia sudah menjadi salah satu dari penyerang terbaik di Bundesliga. Dia masih punya kontrak satu setengah tahun lagi, dan saya berhara[ dia akan bertahan. Tapi terlepas dari keinginan tersebut, semuanya tetap tergantung padanya,” ungkapnya.

Liverpool sebelumnya diberitakan terus dekati Leipzig untuk membahas kemungkinan transfer Timo Werner pada musim panas tahun ini. Pemain itu memang sudah berada dalam radar the Reds selama beberapa bulan terakhir.

The Reds Sudah Hubungi Leipzig

Menurut Sport Bild yang dilansir Liverpool Echo, para pejabat The Reds telah menghubungi Leipzig untuk mengisyaratkan minat mereka pada Timo Werner. Liverpool memang sudah mulai menjajaki kemungkinan transfer mereka di akhir musim ini.

The Reds kabarnya menanyakan perkembangan situasi penyerang tengah tersebut, di mana RB Leipzig dikabarkan ingin mengikatnya dengan kontrak baru yang lebih menguntungkan dan menjanjikan upah senilai 5,2 juta Poundsterling setahun.