Minggu Depan Liga Jerman Mau Mulai, Hari Ini Malah Ketularan

Minggu Depan Liga Jerman Mau Mulai, Hari Ini Malah Ketularan

Gilabola.com – Kabar buruk menghantam Liga Jerman. Sementara minggu depan mau mulai, seluruh anggota tim sepak bola ini harus karantina 14 hari dan gagal memulai laga setelah ditemukan dua kasus ketularan dalam tes terkini.

Sabtu depan 16 Mei 2020 seharusnya Liga Jerman mau mulai lagi laga-laganya setelah terhenti selama dua bulan terakhir, tapi sebuah kabar buruk muncul dengan satu tim dari divisi kedua Bundesliga harus menjalani karantina 14 hari ke depan.

SG Dynamo Dresden, sebuah klub dari Bundesliga 2, satu level di bawah divisi Bundesliga 1, melaporkan bahwa ada dua pemain mereka yang dinyatakan positif terkena Covid-19 dan karenanya sesuai aturan kesehatan setempat, seluruh tim kini harus memasuki karantina selama 14 hari ke depan.

Padahal usai pengumuman lampu hijau diizinkannya sepak bola berlanjut di Liga Jerman, jadwal sudah keluar dan Dresden harus tandang ke kandang Hannover 96 pada 17 Mei. Sekarang sudah jelas bahwa pertandingan pertama mereka harus ditunda ke lain hari.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Ini merupakan kabar buruk yang tak ingin didengar para petinggi Liga Jerman. Mereka ingin menjadi motor benua biru sekali lagi, bukan saja di komunitas Uni Eropa tapi juga dalam hal menjadi teladan pencegahan dan pengobatan wabah Covid-19. Sesuai jadwal, seharusnya pada tanggal 16 Mei atau Sabtu depan, dua divisi teratas sepak bola Jerman kembali memulai pertandingan musim 2019/2020 yang tertunda selama dua bulan terakhir.

SG Dynamo Dresden yang menghuni dasar klasemen Bundesliga 2 mengatakan, usai tes ketiga yang dilakukan 8 Mei lalu terhadap seluruh anggota skuad, termasuk staf kepelatihan dan staf lainnya, klub menemukan ada dua pemain mereka yang positif terpapar. Klub asal kota bekas Jerman Timur itu menambahkan bahwa keduanya terlihat normal dan tidak menampakkan gejala penyakit apa pun.

Meski begitu kecil kemungkinan sepak bola Liga Jerman akan dibatalkan gara-gara satu kasus ini, apalagi kanselir Angela Merkel sudah mengizinkan dimulainya kembali kompetisi pada paruh kedua bulan Mei 2020.