Pahlawan Jerman di Piala Dunia 2014 Pensiun, Deretan Prestasinya Bikin Kagum!

Gilabola.com – Mats Hummels resmi pensiun akhir musim ini, sang pahlawan Timnas Jerman di Piala Dunia 2014 siap tutup karier di usia 36 Tahun.

Bek tengah legendaris Jerman, Mats Hummels, akan resmi pensiun dari dunia sepak bola profesional pada akhir musim 2024/25. Pemain berusia 36 tahun yang kini memperkuat AS Roma itu mengumumkan keputusan emosionalnya pada Jumat kemarin, mengakhiri perjalanan gemilang selama lebih dari satu dekade di level tertinggi sepak bola dunia.

Hummels dikenal sebagai salah satu bek terbaik generasinya dan menjadi bagian penting dari tim nasional Jerman yang menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil. Sepanjang kariernya, Hummels telah meraih lima gelar Bundesliga bersama dua klub besar Jerman, Bayern München dan Borussia Dortmund, serta tiga trofi DFB-Pokal.

Di level internasional, Hummels menjalani debut bersama tim senior Jerman pada 13 Mei 2010 dalam kemenangan 3-0 melawan Malta. Sejak saat itu, ia menjadi langganan skuat Die Mannschaft untuk berbagai turnamen besar mulai dari EURO 2012 hingga EURO 2020.

Dalam 78 penampilan bersama timnas, ia mencetak lima gol — termasuk gol tunggal dalam kemenangan 1-0 atas Prancis di perempat final Piala Dunia 2014, yang menjadi salah satu momen paling ikonik dalam kariernya.

Performa apik Hummels juga ditunjukkan sejak muda, ketika ia menjadi bagian dari tim Jerman yang menjuarai EURO U21 pada tahun 2009 di Swedia. Namun, setelah puncak kejayaan di tahun 2014, perjalanan timnas Jerman tak semulus sebelumnya.

Mereka gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2018 dan hanya mampu mencapai babak 16 besar di EURO 2020. Penampilan terakhir Hummels bersama timnas terjadi pada 21 November 2023 dalam pertandingan melawan Austria di Wina.

Berbagai tokoh sepak bola Jerman menyampaikan penghargaan dan rasa hormat mereka atas kontribusi Hummels. Presiden DFB, Bernd Neuendorf, menyebut Hummels sebagai pemimpin sejati yang memberikan kontribusi besar baik di dalam maupun di luar lapangan, dengan trofi Piala Dunia sebagai pencapaian puncaknya.

Pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann, menegaskan bahwa Hummels merupakan bek modern yang menjadi panutan bagi generasi selanjutnya. Ia dikenal bukan hanya karena kemampuannya dalam bertahan, tetapi juga pemahaman taktis dan kepemimpinannya yang luar biasa.

Sementara itu, Direktur Olahraga DFB, Rudi Völler, menekankan bahwa Hummels adalah sosok yang sangat penting dalam era sukses timnas dan juga klub-klub yang ia bela. Dari Bayern ke Dortmund hingga Roma, ia selalu membawa karakter kuat yang membuatnya begitu dihormati.

Hummels akan menutup karier profesionalnya di kota Roma, salah satu panggung terbaik sepak bola Eropa, menandai akhir dari era pemain yang telah membantu membentuk wajah sepak bola Jerman modern.