Pelatih Bayern Munchen Tak Rasakan Tekanan Jelang Der Klassiker

Pelatih Bayern Munchen Tak Rasakan Tekanan Jelang Der Klassiker

Niko Kovac tidak merasakan tekanan besar jelang Der Klassiker meski performa apik Bayern Munchen sempat turun dan tertinggal empat poin dari Borussia Dortmund.

Die Roten melakoni awal musim dengan meyakinkan, tapi sempat gagal raih kemenangan pada empat laga di semua kompetisi. Situasi itu menimbulkan tanda tanya soalĀ masa depan Niko Kovac.

Namun, kini juara bertahan Bundesliga itu sudah tunjukkan perbaikan performa, memenangi lima dari enam laga teranyarnya di semua ajang. Tapi, tetap minus empat poin dari Borussia Dortmund di papan klasemen sementara Liga Jerman.

Der Klassiker Tak Jadi Penentu

Walau nasibnya sempat di ujung tanduk, Niko Kovac percaya hasil di laga Der Klassiker antara Borussia Dortmund versus Bayern Munchen di Signal Iduna Park, Minggu (11/11) dinihari nanti, tidak akan menjadi penentu karirnya.

BACA:  Franck Ribery Dilaporkan Tampar Reporter TV Prancis

Eks juru taktik Eintracht Frankfurt itupun merasa santai, karena terbiasa mendapat tekanan, seperti yang terjadi dua setengah tahun lalu. “Saya sadar jika topik soal tekanan merupakan liputan besar bagi media, tapi sejujurnya saya tidak merasakannya. Percayalah,” ujar Kovac pada jumpa pers jelang laga.

“Dua setengah tahun lalu saya berada di Frankfurt dan akan melakoni satu laga penentuan degradasi, [melihat] pelatih-pelatih lain kehilangan pekerjaannya, dan itulah tekanan,” tambahnya.

Yakin Kedua Tim Saling Menghormati

“Saya akan menikmati jalannya laga. Kami akan menghadapinya dengan sedikit tegang, sedikit gugup. Tapi rasa takut atau tekanan? Saya tidak merasakannya. Itu bagian dari pekerjaan yang saya pilih. Saya bisa saja berhenti esok dan semuanya bakal baik-baik saja,” tandas Kovac.

BACA:  Franck Ribery Dilaporkan Tampar Reporter TV Prancis

“Umumnya, saya rasa kedua tim saling menghormati. Saya tidak merasa Dortmund tidak menghargai kami, mereka tahu Bayern tim yang bagus. Kami belum tampil sesuai harapan setelah tujuh pertandingan pertama, tidak seperti Dortmund. Itu benar,” ungkapnya.

“Namun tentu saja kami akan mencoba memainkan gaya sepak bola kami sebab para pemain telah melakukannya selama satu dekade terakhir. Saya kira tidak ada banyak kelemahan pada Dortmund. Saat ini mereka sangat kuat. Mereka sangat baik di semua area. Mereka bisa memperbaiki Beberapa detil tapi sangat sulit mencari-cari kelemahan Dortmund,” tandas Kovac.