Pemain Baru Bayern Munchen Idolakan Lewandowski

Pemain Baru Bayern Munchen Idolakan Lewandowski

Gilabola.com – Pemain baru Bayern Munchen mengaku mengidolakan Robert Lewandowski. Pemain muda klub Liga Jerman Fiete ARP menjelaskan alasannya.

Pemain baru Bayern Munchen, Fiete ARP, percaya dia sudah memiliki model pemain terbaik untuk dipelajari dari pemegang rekor Bundesliga, Robert Lewandowski. ARP baru-baru ini telah menyelesaikan kepindahannya ke Allianz Arena dari Hamburg, dengan transfer awalnya telah dikonfirmasi oleh dua klub kembali pada bulan Februari silam.

Masih berusia 19 tahun, ARP otomatis menjadi pemain pertama yang lahir di tahun 2000-an untuk bermain di klub raksasa Bundesliga ketika ia membuat debut profesional saat Hamburg masih dalam posisi tidak jelek-jelek amat di dunia sepak bola Jerman, dan secara luas dianggap sebagai salah satu prospek terbaik di negaranya.

Mantan pemain Hamburg itu percaya tidak ada pemain yang lebih baik, terutama yang kebetulan menjadi pencetak gol terbanyak di Bundesliga dengan 202 gol atas namanya. Ia ingin belajar dari sang idola untuk membawa permainannya ke tingkat berikutnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

“Dengan Robert Lewandowski, saya punya salah satu penyerang terbaik di sisi saya,” ujar ARP melalui Bild, dalam sebuah artikel di situs resmi Bundesliga.

“Menurut saya, dia adalah jenis pemain yang sangat lengkap. Saya bisa melihat banyak hal dari dirinya dan saya ingin mengambil beberapa pelajaran dari dia. Itu sebabnya dia pemain yang sempurna bagi saya. Jelas saja saya ingin belajar darinya.”

Pemain baru Bayern Munchen bangga pindah dari Hamburg

Ketika transfer awalnya disepakati tahun ini, ada juga prospek bahwa ARP bisa menghabiskan satu tahun lagi di klub masa kecilnya dan hanya bergabung dengan klub yang sarat persaingan itu di depan musim 2020/21. Namun, pemain U19 Jerman itu pasti tidak tahan untuk menunggu lebih lama lagi, bahkan bergabung dengan tim cadangan untuk pelatihan seminggu sebelum pemain tim utama siap dia jalani.

“Saya memulai persiapan lebih cepat dan harus cepat kenal dengan beberapa sesama anggota tim utama. Saya melihat masa depan saya dengan klub ini jadi saya harus mengenal semua orangnya terlebih dahulu.”

“Saya harus berkembang di sini dalam rangka untuk menjadi bagian dari pemain kelas atas. Jelas, kondisi di pusat pelatihan terlihat jika beberapa hal berada pada tingkat yang berbeda dari saat masih ada di Hamburg. Ambisinya yang berbeda.”

“Warna ini, dalam beberapa hari ke depatn, Anda mulai teridentifikasi dengan mereka. Sulit untuk dimasukkan ke dalam kata-kata betapa besarnya klub ini,” pungkasnya.