Perkenalkan Julian Brandt, Dua Gol Dua Assist Untuk Bayer Leverkusen Tadi Malam

Perkenalkan Julian Brandt, Dua Gol Dua Assist Untuk Bayer Leverkusen Tadi Malam

Anda berminat merekrut Julian Brandt? Pemain 22 tahun ini kurang dikenal, tapi mencetak dua gol dan dua assist saat Bayer Leverkusen menang 5-1 di kandang Mainz 05 pada pekan ke-21 Bundesliga, tadi malam.

Ini merupakan sebuah peristiwa sangat langka. Sepanjang sejarah berdirinya Bayer Leverkusen sepanjang 114 tahun (Die Werkself berdiri 1 Juli 1904), baru empat kali mereka berhasil mencetak empat gol pada babak pertama, termasuk tadi malam.

Tapi figur Julian Brandt terasa sangat menonjol karena selain mencetak dua gol pada menit 30 dan 64, pemain berusia 22 tahun itu juga menjadi penyedia assist untuk gol-gol Kai Harvetz menit 19 dan Karim Bellarabi menit 43.

Advertisement
advertisement
advertisement

Namanya kurang dikenal. Mungkin karena dalam daftar top skor Liga Jerman, Julian Brandt hanya menduduki ranking 31 bersama sejumlah besar pemain lain dengan empat gol saja musim 2018/2019 ini. Selain itu pada daftar top assist yang dirilisĀ espn.com yang kurang updated, namanya hanya berada di sekitar urutan 6 sampai 8 dengan enam assist.

Untuk urusan gol, Brandt kalah banyak dari Kai Harvetz yang memiliki 8 gol, Kevin Volland 8 gol dan Karim Bellarabi dengan lima gol. Seluruhnya menurut laporan situs worldfootball.net yang sangat terampil untuk urusan statistik.

Seperti yang sudah kami sampaikan di atas tadi, ini baru kali keempat dalam sejarah satu abad Bayer Leverkusen, mereka mencetak empat gol sekaligus di babak pertama. Selain itu jumlah gol yang didapatkan Kai Harvetz musim ini (8) sudah melebihi total perolehan golnya selama dua musim silam digabungkan jadi satu.

Harus disebutkan juga bahwa Bayer Leverkusen kini memperoleh lebih banyak poin saat tandang (17) dibandingkan saat mereka bermain di depan pendukungnya sendiri di BayArena (16). Malam tadi di kandang Mainz 05, pasukanĀ Die Werkself berlari enam kilometer lebih jauh daripada para pemain tuan rumah yang terlihat lesu darah.