Peter Bosz: Jangan Tiru Guardiola atau Klopp!

Peter Bosz: Jangan Tiru Guardiola atau Klopp!

Gilabola.com – Manajer Bayer Leverkusen Peter Bosz telah mengatakan kepada pelatih muda Liga Jerman tidak meniru Pep Guardiola atau Jurgen Klopp.

Mantan manajer Borussia Dortmund dan Ajax, Bosz telah berkarier sebagai pelatih sejak tahun 2000 silam, ketika ia pertama kali mengambil alih jabatan pelatih di AGOVV Apeldoorn di tanah kelahirannya, Belanda.

Pria berusia 55 tahun itu pun berhasil menunjukkan bahwa dirinya layak diperhitungkan sebagai manajer dan kemudian iapun melanjutkan karier dengan menangani sejumlah klub seperti De Graafschap, Heracles Almelo, Vitesse dan Maccabi Tel Aviv.

Bosz memberi tahu Goal dan Dazn: “Jadilah dirimu sendiri! Cobalah untuk mengembangkan gaya bermain Anda sendiri dan tidak menyalin orang lain. Jangan menjadi Guardiola atau Klopp.”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

“Jika Anda hanya meniru orang lain, para pemain segera melihatnya. Kembangkan filosofi Anda sendiri dan pertahankan itu.”

“Anda harus belajar, tetapi Anda harus tetap berada di jalur Anda sendiri – dan bersenang-senanglah. Tanpa kesenangan? Lupakanlah!”

Guardiola dan Klopp hebat karena mengembangkan filosofinya sendiri

Musim ini, Bosz telah mengarahkan Bayer Leverkusen ke posisi sembilan di klasemen Bundesliga setelah delapan pertandingan.

Mantan pemain Feyenoord tersebut senang akan pengaruh legenda Barcelona dan Belanda Johan Cruyff pada gaya manajemennya. Di Maccabi Tel Aviv, Bosz mendapat kesempatan untuk belajar dari Cruyff, berkat putra dari sang legenda Jordi yang menjadi direktur olahraga klub.

“Itu sangat menarik. Dia (Jordi) akan datang di setiap sesi pelatihan,” lanjut Bosz. “Dalam diskusi, saya membatasi diri untuk mendengarkan. Saya ingin tahu apa yang harus ia katakan, biarkan dia berbicara dan kemudian menganalisisnya dengan Hendrie (Kruzen, asisten pelatih).”

“Pada akhirnya, pandangan dan kata-kata sederhana itulah yang membantu kami. Dia mengatakan seperti: “jika Anda ingin mencetak gol, Anda harus melepaskan tendangan.”