Wolfsburg semakin dekat dengan ancaman degradasi dari Bundesliga setelah menelan kekalahan panas 1-2 di kandang dari Hamburger SV. Pertandingan yang berlangsung penuh emosi itu bahkan berakhir dengan keributan di lapangan antara pemain dari kedua tim.
Kekalahan tersebut memperpanjang puasa kemenangan Wolfsburg menjadi delapan pertandingan. Akibatnya, mereka kini berada di posisi ke-17 dari total 18 tim di klasemen Bundesliga.
Kekecewaan suporter tuan rumah terlihat jelas sepanjang laga. Sejumlah pendukung Wolfsburg yang mengenakan penutup wajah melemparkan suar ke dalam lapangan. Asap hitam pun mengepul di belakang salah satu gawang, menjadi gambaran kemarahan mereka terhadap kondisi tim.
Keributan Pecah Setelah Peluit Akhir
Ketegangan memuncak setelah pertandingan berakhir. Pemain cadangan serta staf dari kedua tim berlari ke lapangan ketika terjadi keributan antara pemain.
Gelandang Wolfsburg, Maximilian Arnold, tampak tersulut emosi setelah diduga diprovokasi pemain Hamburg. Meski wasit Florian Exner berulang kali meniup peluit untuk meredakan situasi, keributan tetap terjadi.
Akibat insiden tersebut, kiper cadangan Wolfsburg, Marius Müller, diganjar kartu merah.
“Sekarang suasananya sangat tidak menyenangkan di ruang ganti,” kata Arnold.
“Ini benar-benar masa yang buruk. Semua orang di Wolfsburg sangat frustrasi. Kami membayangkan hasil yang berbeda hari ini. Kami sudah memberikan segalanya, tetapi saat ini keberuntungan tidak berpihak kepada kami.”
Penalti Eriksen Tak Cukup Selamatkan Wolfsburg
Wolfsburg sebenarnya sempat mencetak gol melalui tendangan penalti Christian Eriksen. Namun Hamburg mampu mencetak dua gol balasan dan memastikan kemenangan.
Hasil ini membuat Hamburg kini unggul sembilan poin dari Wolfsburg. Posisi tersebut memberi mereka peluang besar untuk bertahan di Bundesliga pada musim pertama mereka setelah kembali promosi ke kasta tertinggi.
Situasi ini juga membuat masa depan pelatih Wolfsburg, Daniel Bauer, semakin tidak pasti. Pertandingan tersebut kemungkinan menjadi laga terakhirnya sebagai pelatih tim.
Dua nama, Dieter Hecking dan Felix Magath, disebut-sebut berpeluang kembali untuk menyelamatkan klub yang didukung Volkswagen tersebut. Jika Bauer benar-benar diganti, maka Wolfsburg akan memiliki pelatih ketiga musim ini.
Sebelum pertandingan dimulai, para suporter Wolfsburg membentangkan spanduk bertuliskan bahwa laga ini adalah kesempatan terakhir bagi tim, sekaligus menunjukkan dukungan mereka kepada para pemain. Namun setelah pertandingan berakhir, muncul spanduk baru yang berbunyi: “Kesempatan terbuang, dukungan dicabut.”
Bundesliga masih menyisakan sembilan pertandingan musim ini.
“Kami masih punya sembilan laga lagi. Kami akan memberikan segalanya,” ujar Arnold.
“Saya berharap mulai pekan depan ada arah baru. Kami hanya bisa keluar dari situasi ini bersama-sama. Saya memahami rasa frustrasi dan kekecewaan para suporter. Saya rasa tidak ada yang bisa tidur malam ini karena rasanya sangat menyakitkan. Tapi besok kita harus bangkit lagi. Begitulah hidup, selalu ada kesempatan baru.”
Selanjutnya Wolfsburg akan menghadapi tim peringkat ketiga Hoffenheim, kemudian bertemu sesama tim yang berjuang menghindari degradasi Werder Bremen, serta Bayer Leverkusen.
Dortmund Terus Kejar Bayern Munchen
Di pertandingan lain, Borussia Dortmund yang berada di posisi kedua berhasil menang 2-1 di kandang Cologne yang bermain dengan 10 pemain. Kemenangan tersebut membuat Dortmund tetap menjaga jarak dengan pemuncak klasemen Bayern Munchen, meski masih tertinggal 11 poin.
Sehari sebelumnya, Bayern semakin dekat dengan gelar juara setelah menang 4-1 atas Borussia Mönchengladbach.
Dortmund membuka keunggulan lewat Serhou Guirassy pada menit ke-16. Maximilian Beier kemudian menambah gol sekitar menit ke-60.
Cologne harus bermain dengan 10 pemain sebelum turun minum setelah Jahmai Simpson-Pusey menerima kartu merah karena menginjak tumit Beier dengan pul sepatu.
Awalnya Simpson-Pusey hanya mendapat kartu kuning dan sempat meminta maaf kepada pemain lawan. Namun setelah tinjauan VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah. Ia pun kembali meminta maaf kepada para suporter Cologne.
Cologne memperkecil ketertinggalan melalui Jakub Kaminski pada menit ke-88. Tim tuan rumah sebenarnya sempat menuntut penalti saat bola mengenai pergelangan tangan Yan Couto pada masa tambahan waktu, tetapi VAR tidak melakukan intervensi.
“Saya tidak mengerti bagaimana itu tidak terlihat,” kata direktur olahraga Cologne, Thomas Kessler.
“Sebenarnya bisa saja diberikan pelanggaran,” ujar perwakilan Dortmund, Lars Ricken.
Persaingan Tiket Liga Champions
Alexander Prass mencetak dua gol saat Hoffenheim menang 4-2 di kandang tim juru kunci Heidenheim. Hasil itu memperkuat posisi mereka di peringkat ketiga.
Bayer Leverkusen sempat berpeluang naik ke posisi keempat—batas terakhir untuk lolos ke Liga Champions—ketika unggul 3-2 atas Freiburg dan dua pesaingnya, Stuttgart serta Leipzig, sama-sama tertinggal.
Namun situasi berubah menjelang akhir pertandingan. Matthias Ginter mencetak gol penyeimbang bagi Freiburg sehingga laga berakhir 3-3. Stuttgart bermain imbang 2-2 di kandang Mainz, sementara Leipzig bangkit menang 2-1 atas Augsburg lewat gol Yan Diomande.
Stuttgart tetap menempati posisi keempat dengan 47 poin. Leipzig memiliki jumlah poin yang sama namun kalah selisih gol, sedangkan Leverkusen berada di posisi keenam dengan selisih tiga poin di belakang mereka.

