Skuad Borussia Monchengladbach Sisihkan Gaji Bantu Warga Terdampak Coronavirus

Skuad Borussia Monchengladbach Sisihkan Gaji Bantu Warga Terdampak Coronavirus

Gilabola.com – Skuad Borussia Monchengladbach tawarkan sebagian gaji mereka setelah Liga Sepakbola Jerman (DFL) memperingatkan pandemi coronavirus bisa memengaruhi ribuan pekerjaan.

Saat ini, dua divisi teratas sepakbola Jerman ditangguhkan hingga 2 April.¬†“Para pemain tahu apa yang terjadi,” ujar direktur pelaksana klub Bundesliga itu, Stephan Schippers, seperti dilansir BBC Sport.

“Itu pekerjaan mereka. Mereka sudah memberitahu diri, mereka mengerti dan memikirkannya,” tambahnya.

Pada Rabu (18/3), Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) mengatakan tim nasional akan menyumbangkan 2,5 juta Euro untuk membantu memerangi krisis coronavirus di negara itu.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Menurut surat kabar Jerman, Bild, skuad Borussia Monchengladbach menjadi tim sepakbola profesional pertama di Jerman yang secara sukarela tawarkan sebagian dari gaji mereka, plus gaji sang pelatih, Marco Rose, dan juga direktur klub, untuk membantu penanganan coronavirus yang juga menerjang Jerman.

“Tim telah menawarkan untuk berikan gaji mereka, jika itu bisa membantu klub dan para karyawan,” tambah Schippers.

“Untuk bisa melakukannya, kita semua harus bekerja keras bersama dan tidak bisa mengesampingkan bahwa ini juga akan mencakup langkah-langkah yang diambil oleh perusahaan yang terkena dampak coronavirus di seluruh Jerman, misalnya untuk mengupayakan pekerjaan jangka pendek,” ujarnya.

Industri sepakbola di Jerman saat ini mempekerjakan sekitar 56 ribu orang. Pada awal pekan ini Kepala DFL, Christian Seifert, menyatakan wabah coronavirus bisa memengaruhi penyiaran, sponsor dan pendapatan dari hasil penjualan tiket.

“Setiap euro yang tidak harus kami kembalikan (kepada para suporter untuk pertandingan yang ditunda) akan membantu kami’, setuju dengan penilaiannya bahwa bermain secara tertutup bisa menjadi ‘satu-satunya cara untuk bertahan hidup’, meskipun masih tetap membutuhkan biaya sekitar 2 juta Euro per pertandingan, untuk bisa menggelarnya,” tandas Schippers.

“Kami semua sepakat menggelar pertandingan Bundesliga tanpa penonton bukanlah yang kami inginkan,” tambahnya.

“Tetapi untuk beberapa pekan dan bulan ke depan kita harus menyadari, hanya melanjutkan pertandingan Bundesliga – tanpa penonton – yang akan memungkinkan banyak klub untuk bertahan secara ekonomi,” ungkapnya.