Gilabola.com – Thomas Muller akan tinggalkan Bayern Munchen akhir musim ini. Legenda Jerman itupun punya statistik gemilang bersama klubnya maupun tim Die Mannschaft.
Dalam karirnya yang sudah berjalan lebih dari 16 tahun, Muller telah menyaksikan dan memenangkan semua trofi bersama Bayern – klub yang telah diperkuatnya sejak masih kanak-kanak, dan juga Timnas Jerman.
Hal inilah yang membuatnya berhasil kukuhkan posisinya di antara para pemain sepak bola papan atas dunia, dengan rekor yang barangkali tidak akan pernah terpecahkan oleh pemain lain.
Bundesliga.com pun membahas penghargaan dan tonggak sejarah yang pernah disabet pemain Bayern bernomor punggung 25 tersebut, berikut ini sebagian di antaranya:
1 – Muller ikut memenangkan trofi Piala Dunia yang berhasil disabet Timnas Jerman untuk ke empat kalinya pada edisi 2014 yang digelar di Brasil. Ia juga meraih Sepatu Perak sebagai pencetak gol terbanyak kedua (lima gol) dan Bola Perak sebagai pemain terbaik kedua – setelah Lionel Messi.
2 – Muller menjadi pemenang Liga Champions dua kali – di tahun 2013 dan 2020, setelah ia juga menjadi runner-up pada tahun 2010 dan 2012. Muller menjadi starter di keempat laga final dan mencetak gol saat timnya kalah dalam drama adu penalti di malam final yang digelar di Allianz Arena pada tahun 2012.
2 – Muller juga ikut mengangkat Piala Super Eropa di tahun 2013 dan 2020, serta Piala Dunia Antarklub pada tahun 2013 dan 2020 – masing-masing dua kali. Gelar yang diamankan Bayern pada tahun 2020 merupakan bagian dari sextuple bersejarah bagi klub sepak bola raksasa Jerman tersebut.
5 – Muller mencetak lima hattrick senior dalam karir sepak bolanya. Empat di antaranya diraihnya bersama Bayern Munchen – masing-masing dua hattrick di Bundesliga dan Piala DFB, serta satu hattrick untuk Timnas Jerman di laga melawan Portugal di Piala Dunia 2014.
6 – Muller berhasil mengangkat Piala DFB sebanyak enam kali. Hanya Bastian Schweinsteiger yang sejauh ini berhasil melakukannya lebih banyak, yakni tujuh kali.
8 – Muller sudah ikuti delapan turnamen besar bersama Timnas Jerman, yakni empat turnamen Piala Dunia dan empat kali Euro. Ia tercatat sudah mainkan 36 pertandingan di semua kompetisi tersebut.
8 – Muller tercatat telah mencetak delapan gol ke gawang Barcelona. Tak ada pemain lain yang belum pernah bermain di Liga Spanyol dan berhasil mencetak gol sebanyak itu saat mereka hadapi klub sepak bola Catalan tersebut.
10 – Saat bergabung dengan akademi Bayern Munchen dari klub lokal, TSV Pähl, pada tahun 2000, Muller masih berusia 10 tahun.
10 – Di empat turnamen Piala Dunia yang pernah diikutinya – pada tahun 2010, 2014, 2018 dan 2022, Muller tercatat berhasil mencetak 10 gol. Sejauh ini hanya ada delapan pemain dalam sejarah yang berhasil kantongi gol lebih banyak.
12 – Muller berhasil amankan 12 medali juara Bundesliga bersama Die Roten – lebih banyak dibandingkan pemain lain manapun dalam sejarah Liga Jerman.
13 – Muller telah diasuh oleh 13 pelatih di tim utama Bayern, termasuk mereka yang berstatus sebagai pelatih sementara. Di antara ke-13 pelatihnya tersebut, Muller tercatat mainkan pertandingan terbanyak di bawah asuhan Pep Guardiola, sebanyak 148 pertandingan.
13 – Di sebagian besar waktunya berkarir di Timnas Jerman, Muller mengenakan nomor punggung 13.
16 – Muller terus mencetak gol di 16 musim berturut-turut di Bundesliga, di mana ia berhasil samai rekor liga yang dikantongi Holger Fach, Mats Hummels, Bernd Nickel, Olaf Thon dan Michael Zorc. Sejauh ini, hanya Nickel (Eintracht Frankfurt) dan Zorc (Borussia Dortmund) yang juga mencapai rekor ini bersama satu klub.
17 – Muller sudah bermain selama 17 musim di Bundesliga. Hanya Manfred Kaltz (untuk Hamburg Sv), Karl-Heinz ‘Charly’ Korbel (untuk Eintracht Frankfurt) dan Klaus Fichtel (untuk Schalke) yang bermain di lebih banyak musim yang berbeda untuk satu klub dalam kompetisi ini – seluruhnya 19 musim.
21 – Muller sodorkan 21 assist di ajang Bundesliga musim 2019/2020, di mana torehannya ini berhasil membuatnya mencetak rekor liga terbaik yang baru dan samai rekor Lionel Messi di lima kompetisi liga papan atas Eropa.
25 – Selama membela tim utama Die Roten, Muller mengenakan nomor punggung 25. Menurutnya, ia pertama kali diberi nomor itu oleh seorang pengurus perlengkapan saat ia datang di sebuah sesi latihan tim senior.
“Barangkali ketika itu ia mengira saya tidak akan bertahan lama, dan ternyata ia salah,” ujar Muller menanggapi hal tersebut beberapa waktu lalu.
27 – Lawan favorit Muller di sepanjang karirnya adalah Wolfsburg, yang sudah berhasil ia kalahkan sebanyak 27 kali – dalam 32 pertemuan. Klub itu juga menjadi favoritnya dalam hal jumlah gol yang dicetak, yakni sebanyak 15 gol.
33 – Muller telah menangkan 33 trofi utama dalam karirnya sejauh ini, dan itu menjadikannya sebagai pemain kedua yang paling berprestasi dalam sejarah sepak bola Jerman setelah Toni Kroos yang kini telah pensiun – dengan 34 trofi.
Muller tercatat telah mengangkat 32 trofi bersama Bayern Munchen, ditambah satu trofi Piala Dunia 2014 bersama Timnas Jerman.
36 – Di ajang Piala DFB, Muller sudah kantongi 36 gol yang membuatnya berada di urutan ke-8 sepanjang masa dan hanya tertinggal tiga gol dari Robert Lewandowski, Hannes Lohr dan Klaus Allofs yang ketiganya berada di urutan kelima.
40 – Muller telah kantongi 40 kartu kuning selama lakoni 743 pertandingan bersama Bayern. Ia juga telah dikeluarkan dua kali – satu kartu merah langsung dan satu kartu kuning kedua, serta hanya absen dalam lima pertandingan akibat skorsing.
43 – Muller telah bermain dalam 43 pertandingan Der Klassiker melawan Dortmund.
45 – Untuk Timnas Jerman, Muller sudah kantongi 45 gol, yang membuatnya berada di urutan keenam bersama Karl-Heinz Rummenigge dalam daftar pencetak gol sepanjang masa Die Mannschaft.
56 – Muller bukukan 56 gol di Liga Champions, dan itu menjadi jumlah gol terbanyak yang berhasil dibukukan seorang pemain asal Jerman di ajang tersebut, di mana ia menempati urutan kedelapan pencetak gol sepanjang masa. Gol pertamanya tercipta dalam debutnya melawan Sporting Lisbon pada bulan Maret 2009.
111 – Muller sudah menangkan 111 pertandingan di Liga Champions, dan hanya Cristiano Ronaldo yang bukukan kemenangan lebih banyak, yakni di 115 pertandingan.