Terungkap, Lima Alasan Mengapa Borussia Dortmund Bakal Menang di Der Klassiker

Gilabola.com – Borussia Dortmund punya lima alasan mengapa mereka yakin akan menang dalam laga Der Klassiker melawan Bayern Munchen akhir pekan ini. Die Borussen dijadwalkan tandang ke Allianz Arena, Sabtu malam WIB 18 Oktober 2025.

Niko Kovac berhasil membawa Dortmund ke dalam ritme permainan yang sesungguhnya musim ini, dan ada banyak alasan untuk mengatakan bahwa tim yang bermarkas di Signal Iduna Park itu bisa mengklaim kemenangan gemilang atas mereka bermain di Bavaria.

Berikut ini lima alasan mengapa Borussia Dortmund punya peluang besar untuk menang dalam Der Klassiker melawan Bayern akhir pekan ini, seperti dilansir dari situs resmi Bundesliga:

Niko Kovac Tahu Kekuatan Die Roten

Jika caranya menginspirasi Dortmund untuk bangkit di akhir musim dan lolos ke Liga Champions, itu belum cukup mengesankan, tapi pelatih Niko Kovac telah tunjukkan tanda-tanda bahwa ia sedang menyusun sesuatu yang sangat istimewa musim ini.

Menempa soliditas pertahanan sebagai ciri khasnya hanyalah salah satu alasan ia membanggakan rata-rata poin per pertandingan yang belum pernah dilampaui oleh pelatih lain dalam sejarah skuad BvB, yakni sebesar 2,1 poin.

Kovac juga mampu memaksimalkan potensi banyak talenta muda nan lincah Die Borussen, seperti Karim Adeyemi dan Yan Couto.

Dengan Serhou Guirassy yang masih menjadi ancaman gol seperti sebelumnya, Dortmund bisa dibilang merupakan tim yang sama kompletnya dengan Bayern saat ini.

Ketajaman taktik Kovac yang terbukti ampuh kemungkinan akan menguntungkan timnya sekarang saat mereka berhadapan dengan bekas klub yang pernah diasuh Kovac.

Baja yang Luar Biasa

Dortmund punya kebiasaan baik dalam amankan clean sheet, yakni empat clean sheet dalam enam pertandingan pembuka Bundesliga mereka musim ini.

Sejak kembali dari cedera saat timnya menang 1-0 atas Wolfsburg di Matchday 4, Nico Schlotterbeck tampil impresif di formasi tiga bek – bersama Waldemar Anton yang percaya diri dan Ramy Bensebaini yang selalu diandalkan.

Duel bek sayap yang tak kenal lelah, Yan Couto dan Daniel Svensson, memberi tambahan tenaga bagi lini belakang Dortmund yang tangguh, di mana Svensson mencatatkan jarak tempuh terjauh di liga sejauh ini – 75 km.

Mesin gol Bayern Munchen barangkali bisa membuat sejumlah lawan ketar-ketir, tapi jika ada yang bisa menghentikan mereka, Dortmund-lah yang bisa melakukannya!

Spesialis Klassiker

Laga Klassiker akhir pekan ini menjadi laga penting bagi kedua tim, tapi laga itu telah menjadi ajang yang dengan senang hati dimanfaatkan Dortmund – dalam beberapa musim terakhir, untuk tunjukkan kemampuan mereka. Faktanya, itu sudah berlangsung hampir dua tahun sejak Bayern Munchen terakhir kali menang atas rival terberat mereka itu.

Dua tim ini berbagi dua hasil imbang musim lalu, meskipun Bayern sedang berjuang meraih gelar juara.

Sementara itu, pada bulan Maret 2024, skuad Black and Yellows meraih kemenangan gemilang, 2-0, di Allianz Arena, berkat gol dari dua pemain kunci mereka saat ini – Adeyemi dan Julian Ryerson. Pengalaman mereka di kandang Bayern sebelumnya bisa memberi keunggulan penting.

Naik, Naik, Naik, dan Tandang

Ya, Dortmund memang tengah terlihat sangat bagus, tapi bisakah mereka benar-benar memenangkan lagi Der Klassiker di kandang Bayern?

Mereka pasti bisa, jika rekor tujuh pertandingan tandang Bundesliga yang tak terkalahkan mereka sejak musim lalu, menjadi buktinya.

Rekor tersebut termasuk hasil imbang 2-2 pada tandang terakhir mereka ke markas Die Roten, dan kemenangan telak 4-2 di Leverkusen.

Dortmund mencetak 20 gol dalam tujuh laga tandang tersebut – dan mempertahankan pola gemilang itu dengan mencetak empat gol di Turin, dalam duel sengit yang berakhir imbang 4-4 melawan Juventus di Liga Champions musim ini.

Prospek bermain di Allianz Arena yang dipastikan padat penonton itu hanya akan membakar semangat tim yang tengah ganas-ganasnya ini.

Fokus pada Perebutan Gelar

Meskipun awal musim Bayern yang sempurna membuat banyak orang berpikir mereka bisa mempertahankan gelar juara Bundesliga dengan nyaman, Dortmund akan senang untuk berikan pendapat mereka tentang hal itu, dengan memperkecil selisih dari pemuncak klasemen tersebut menjadi hanya satu poin saja – jika menang.

Tentu saja, tak ada yang akan diputuskan di bulan Oktober ini, apapun hasilnya, walau kedua tim sama-sama memulai musim ini dengan cemerlang.

Meski demikian, Dortmund telah memberi diri mereka peluang untuk setidaknya terlibat dalam perebutan gelar – untuk pertama kalinya sejak musim 2022 2023, jika mereka bisa mempertahankan performa mereka dalam beberapa bulan mendatang.

Tak seorang pun di tim BvB yang lupa dengan cara memilukan yang mengakhiri perjuangan mereka dalam meraih gelar juara di hari terakhir musim – dan apa cara yang lebih baik untuk mengumumkan bahwa mereka kembali menjadi penantang gelar, selain dengan mengalahkan Bayern di kandang mereka sendiri?

SebelumnyaLiverpool Dinilai Beruntung Tak Rekrut Ruben Amorim, Setan Merah Jadi Buktinya!
SelanjutnyaDua Keputusan Transfer Manchester United Dinilai Justru Malah Merusak Pemain