Tiga Alasan Kai Havertz Wajar Dihargai Mahal

Bintang muda Bayer Leverkusen incaran Chelsea - Kai Havertz

Gilabola.com – Perbincangan mengenai transfer Kai Havertz saat ini masih alot, pihak Chelsea dan Bayer Leverkusen belum mencapai kesepakatan harga transfer bintang Jerman itu.

Bayer Leverkusen menuntut bayaran hingga 1,7 triliun rupiah untuk playmaker mereka, sementara raksasa Premier League Chelsea hanya sanggup menawar 1,4 triliun rupiah, belum termasuk tambahan dan bonus yang bisa mencapai 1,5 triliun rupiah.

Namun apa alasan Leverkusen membandrol mahal Kai Havertz yang baru berusia 21 tahun? Dan mengapa Chelsea begitu getol memburu tanda tangannya meski harganya selangit? Berikut tiga alasannya menurut Gilabola.

1. Rekor Gol & Assist

Soal kualitas, Kai Havertz memang sudah tak diragukan lagi. Pemilik 7 caps bersama tim Der Panser itu telah menjadi top skor klub dengan 17 gol dan 9 assist dalam 43 penampilan di berbagai ajang musim ini.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Sementara secara keseluruhan, gelandang Jerman akademi klub telah bermain dalam 148 penampilan, 45 gol dan 31 assist, yang berarti soal pengalaman pun tak perlu dipertanyakan lagi.

2. Usia Muda & Investasi Jangka Panjang

Ada alasan besar mengapa Frank Lampard mendatangkan para pemain yang masih di usia muda atau masih di usia emas, karena mereka tak hanya punya waktu yang panjang untuk bermain, juga punya nilai jual kembali yang mahal.

Kai Havertz baru berusia 21 tahun, yang bahkan masih belum memasuki usia emas yang membuat Chelsea tak akan rugi jika suatu saat dia ingin pergi, karena nilai jualnya akan terus meningkat.

3. Bisa Bermain Di Berbagai Posisi

Posisi natural Havertz adalah peran no 10 atau playmaker, namun salah satu kelebihannya adalah dia bisa bermain sebagai penyerang sayap kanan atau striker.

Dalam 43 penampilan untuk Leverkusen musim ini, bintang 20 tahun itu 25 kali bermain sebagai gelandang serang, 10 kali sebagai sayap kanan, dan 8 kali sebagai striker tengah. Ini membuat Frank Lampard bisa semakin leluasa mengeksplorasi opsi lini depan timnya musim depan.