Tiga Pemain Bayern Munchen Berubah Posisi di Tangan Julian Nagelsmann

Gilabola.com – Tiga pemain Bayern Munchen kemungkinan akan berubah posisi di bawah asuhan Julian Nagelsmann musim depan.

Nagelsmann menjadi pelatih termuda dalam sejarah Bundesliga. Dia juga menjadi salah satu pelatih yang paling revolusioner dan akan mulai mengasuh Bayern musim depan.

Di bawah asuhannya, seperti diungkapkan situs resmi Bundesliga, sedikitnya posisi tiga pemain akan berubah musim depan.

Advertisement

Leroy Sane
Musim depan: Di sisi manapun di lini sayap
Sekarang: Penyerang tengah?

Sane gabung Bayern Munchen dari Manchester City di awal musim lalu, di mana dia harus melewatkan sebagian waktunya di musim perdana di Allianz Arena karena cedera ligamen.

Namun, Sane berjuang untuk kembali ke performa terbaiknya secepat mungkin, hingga berhasil menjarah 10 gol dan 12 assist di semua kompetisi, dengan rasio satu assist per 119 menit.

Ia biasa bermain di sayap kiri Manchester City, tapi Sane yang berkaki kiri kini dimainkan di sisi kanan Die Roten. Dengan kecepatannya Sane bisa memotong ke dalam dan menyelesaikan peluang, a la Arjen Robben, atau terbang keluar lapangan dan selalu punya cukup waktu untuk mengembalikan bola ke kaki kirinya.

‘Jangan perbaiki jika tidak rusak’ tampaknya bukan pepatah yang dipegang teguh Nagelsmann, dan preferensinya untuk skema 3-4-3 yang diterapkannya di RB Leipzig – formasi yang digunakan sebagai variasi di lebih dari 60 persen pertandingan musim lalu, menunjukkan pelatih 33 tahun itu lebih memilih agar bek sayapnya berkontribusi pada lini serang dari area yang luas.

Namun, Sane tak perlu terlalu banyak tidur jika pengalaman Emil Forsberg dan Christopher Nkunku baru-baru ini menjadi sesuatu yang harus dilalui. Keduanya dididik sebagai pemain sayap, mereka ditempatkan di belakang striker tengah musim lalu, dan punya andil besar masing-masing dalam terciptanya 15 dan 18 gol.

“Saya tidak pernah secara pribadi dilatih Julian Nagelsmann, tapi dari apa yang saya dengar kemungkinan ada banyak kesamaan dengan Pep Guardiola (pelatih Man City), yang saya kenal sangat baik dan sangat positif. Saya sudah tidak sabar untuk bekerja dengannya musim depan dan saya optimistis akan menjadi momen kesuksesan,” tandas Sane.

Serge Gnabry
Musim Depan: Winger/pemain depan
Sekarang: Wing-back kanan?!

Gnabry sering dimainkan di sisi yang berseberangan dengan Sane di bawah asuhan Hansi Flick musim lalu, sesuatu yang mirip bayangan di cermin karena ia lebih suka menggunakan kaki kanannya. Berkat aksi kaki kanannya, Gnabry sudah kantongi 11 gol dan tujuh assist, atau rata-rata satu gol per 133 menit.

sesuatu dari bayangan cermin dalam memotong ke dalam ke kaki kanan favoritnya dari kiri, mengantongi 11 gol dan tujuh assist atau rata-rata satu assist setiap 133 menit.

Ia sedikit agak kurang produktif dibandingkan rekan satu timnya di Bayern Munchen tahun lalu, sementara peran mereka agak terbalik di kompetisi internasional. Pelatih Timnas Jerman, Joachim Low, cenderung mainkan Gnabry di lini depan, dan dia telah membalas kepercayaan itu dengan mencetak 16 gol dan enam assist, hanya dalam 23 pertandingan sejauh ini.

Jadi, mengapa Gnabry menjadi pemain yang akan lakukan pukulan untuk tim? Salah satunya, dia dan Nagelsmann pernah bekerja sama sebelumnya, di mana Gnabry merupakan jebolan akademi Arsenal yang menghabiskan musim 2017/18 sebagai pemain pinjaman di Hoffenheim. Ketika itu, Nagelsmann masih mengasuh di ruang istirahat PreZero Arena, dan itulah yang terjadi kemudian.

Gnabry mungkin telah membuktikan dirinya sebagai striker mematikan untuk Bayern dan juga Timnas Jerman, tapi Bayern juga tak mungkin habiskan banyak uang setelah amankan tanda tangan Dayot Upamecano. Nagelsmann sendiri punya opsi yang lebih konservatif di posisi tersebut, di mana Gnabry bisa mendapati dirinya akan mengisi skuad Bayern dari waktu ke waktu, terutama jika pelatih tersebut cenderung mainkan 3-4-3.

Alphonso Davies
Musim depan: Bek kiri
Sekarang: Bek sayap

Sementara Gnabry harus bermain lebih ke dalam pada musim 2021/22, Davies berharap bisa lakukan permainan sebaliknya di bawah asuhan Nagelsmann nanti.

Pemain internasional Kanada itu sudah tampil mentereng musim lalu, terutama sejak ia berhasil ‘singkirkan’ Lucas Hernandez sebagai bek kiri tengah saat mereka masih diasuh Niko Kovac, dan juga Flick. Davies juga terpilih masuk dalam Skuad Terbaik Liga Champions 2020, dan dengan mudah melupakan bahwa ia masuk Bayern Munchen sebagai gelandang.

Dalam beberapa hal, pemain muda yang satu ini sudah menjaga performanya dengan bermain sebagai bagian dari empat bek. Davies juga bisa membuktikan bahwa ia mahir dalam lakukan serangan balik, di mana ia lakukan hal itu bersama Timnas Kanada. Davies pun sudah bukukan sembilan gol dan 13 assist dalam 23 laga internasional.

Terkait pemain depan, Davies juga berhasil memecahkan teka-teki Bayern Munchen baru-baru ini. Yakni, siapa yang akan bermain sebagai bek kiri, Davies atau Hernandez? Dalam skema 3-4-3 keduanya sudah tampil sebagai starter hampir di setiap pekan, Hernandez yang bermain di sisi kiri dari tiga bek, lalu Davies yang tidak terbebani di depan untuk mencoba dan mengulang koleksi internasionalnya bersama klub.