Wow, Pahlawan Bayern Munchen Ini Tutup Mata Saat Cetak Gol ke Gawang PSG di Final Liga Champions

Gilabola.com – Pahlawan Bayern Munchen di final Liga Champions ini ternyata takut menyundul bola.

Kingsley Coman mengakui rekan-rekannya di Allianz Arena kerap kali mengejeknya, karena ia kerap kali takut menyundul bola. Namun, pemain berusia 24 tahun itulah yang bukukan gol kemenangan Bayern di final Liga Champions musim lalu melawan PSG lewat kepalanya, meskipun cara mencetak gol seperti itu sebenarnya bukan keahliannya.

Dalam gol yang tercipta dalam pertandingan yang digelar pada Agustus lalu, Coman mengaku dia harus menutup mata saat akan menyambut bola dan menyarangkannya ke gawang PSG lewat sundulan kepalanya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

“Itu hanya karena saya agak takut menyundul bola, dan teman-teman satu tim sering mengolok-olok saya karena itu,” tandas Coman kepada Bild, seperti dilansir Goal.

“Anda lihat saja dalam rekamannya, saya memejamkan mata untuk lakukan sundulan itu. Spontan saja, itu refleks alamiah saya. Saya selalu berusaha untuk tetap membuka mata ketika harus menyundul bola, tapi di saat-saat terakhir saya pasti lakukan refleks seperti itu,” tambah bintang Bayern Munchen yang juga winger andalan Timnas Prancis itu.

Upaya krusialnya di laga melawan PGS tersebut, membuat Die Roten sukses menjadi juara Liga Champions musim lalu, dan Coman pun dinobatkan sebagai pemain sayap paling produktif.

Kingsley Coman bukukan 10 gol di musim 2018/19, dan musim itu menjadi satu-satunya momen di mana ia berhasil mencetak dua digit koleksi gol dalam satu musim. Namun, dengan koleksi lima gol yang berhasil dikantonginya sejauh musim ini, perolehan tersebut seakan menjado tolok ukur bahwa Coman yang jebolan akademi PSG ini berada di jalur yang tepat.

Pemain yang juga pernah membela Juventus itu pernah mengakui, dirinya tak akan pernah menjadi ‘pembunuh’ di depan gawang lawan, walau itu menjadi area permainannya yang tentunya selalu ingin dia kembangkan.

“Saya harus lebih hadir di depan gawang, dan saya berhasil menciptakan banyak peluang,” ujar Coman yang gabung permanen dengan Bayern Munchen sejak tahun 2017 itu kepada Le Parisien beberapa waktu lalu.

“Saya tidak pernah berpikir saya akan menjadi seorang pemain sepak bola yang mencetak 30, 40 atau 50 gol dalam satu musim. Insting untuk menjadi pembunuh di depan gawang lawan itu bukan permainan yang alamiah bagi saya, bahkan jika saya bekerja untuk itu,” tambahnya.

“Saya suka mengkreasikan gol-gol, tapi saya tahu mencetaknya sangat penting. Jadi, saya tegaskan pada diri saya sendiri dan mencoba untuk lebih egois di lapangan,” tegas Coman.

Coman dan Bayern Munchen akan kembali beraksi di Bundesliga dengan menjamu Mainz pada Minggu malam waktu setempat atau Senin (4/1) dini hari WIB, setelah skuad Hansi Flick lakoni jeda musim dingin yang cukup singkat.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO