Ada Spanduk Anti Real Madrid, Kamu Tahu Lokasinya di Mana?

Spanduk anti Real Madrid dilaporkan dipasang di salah satu lokasi yang tak disebut namanya ini.
Spanduk anti Real Madrid dilaporkan dipasang di salah satu lokasi yang tak disebut namanya ini.

Gilabola.com – Di berbagai grup Whatsapp tengah beredar spanduk anti pendukung Real Madrid. Disebut, fans Los Blancos tidak akan disholatkan karena dianggap sudah mencederai sang pahlawan, Mohamed Salah.

Seperti bisa dilihat di foto di atas, spanduk itu berbunyi selengkapnya: “Masjid ini tidak mensholatkan jenazah pendukung & pembela Real Madrid karena telah berusaha membunuh ulama kami Muhammad Salah.”

Tidak ada keterangan soal lokasi pemasangan spanduk tersebut, dengan asumsi foto ini sungguh-sungguh ada, bukan sebuah hasil rekayasa foto.

Kecaman bahkan ancaman mati bertebaran setelah kapten dan bek Real Madrid, Sergio Ramos, tertangkap kamera dengan sengaja hendak mencederai Mohamed Salah, pahlawan Liverpool, pada laga final Liga Champions, hari Minggu kemarin.

BACA:  Antonio Conte Tanggapi Balik Peringatan Sergio Ramos

Dalam insiden kotor di menit 26 itu, Ramos tampak menjepit lengan Salah dan ikut menariknya jatuh, mengakibatkan sang pemain Mesir jatuh secara aneh di bahunya. Dan benar saja setelah itu ia hanya bisa bertahan 4 menit saja sebelum ditarik keluar dan digantikan oleh Adam Lallana. Sisanya kita sudah tahu. The Reds seperti kehilangan inspirasi utama mereka dan kemudian kalah setelah berturut-turut kebobolan dua gol dari Gareth Bale dan satu dari Karim Benzema.

Sergio Ramos terlihat dengan sengaja menjepit tangan Mohamed Salah untuk menyeretnya jatuh dan kemudian menindih bahunya.
Sergio Ramos terlihat dengan sengaja menjepit tangan Mohamed Salah untuk menyeretnya jatuh dan kemudian menindih bahunya.

Sebagai akibat dari cedera itu, secara teoritis Mohamed Salah butuh 12-16 pekan untuk bisa sembuh seperti semula. Itu berarti membunuh peluangnya untuk bermain di Piala Dunia, dan itu sama dengan mengakhiri karir internasionalnya. Tak heran jika kemarahan merebak di seluruh dunia untuk perilaku Sergio Ramos tersebut. Seorang pengacara di Mesir sudah menuntut ganti rugi dari kapten Los Blancos itu.

Sementara itu menurut laporan CNNIndonesia.com, sebanyak 500 orang bakal ikut serta dalam demonstrasi membela Mohamed Salah di depan Kedutaan Besar Spanyol pada Kamis (31/5). Disebut oleh koordinator aksi yang juga anggota Big Reds Indonesia (kelompok pendukung Liverpool), Mohammad Dendi Budiman, aksi itu dilakukan untuk memprotes pelanggaran Sergio Ramos terhadap sang pemain Mesir.

BACA:  Fernando Torres Yakin Liverpool Juara Dulu, Chelsea Musim Berikutnya

“Ini bicara sepak bola dan ada saudara kami sesama muslim yang sedang teraniaya ya. Sebenarnya kami ingin menggelar aksi damai. Iya, aksi damai,” kata Dendi seperti dikutip oleh CNNIndonesia.com pada Selasa (29/5). “Jadi nanti rangkaiannya akan ada doa bersama. Insya Allah [aksi bela Salah] akan diakhiri buka bersama. Target massa itu baru sekitar 500-an yang komunikasi sampai saat ini.”