Andai Tidak Ada Bom, Thomas Tuchel Masih di Borussia Dortmund

Kondisi bus Borussia Dortmund usai pendapatkan serangan.
Kondisi bus Borussia Dortmund usai pendapatkan serangan.

Gilabola.com –  Thomas Tuchel yakin dirinya akan masih tetap berada di Borussia Dortmund andai aksi percobaan peledakan bus tidak terjadi sebelum laga Liga Champions.

Laga Liga Champions antara Der BVB kontra AS Monaco di Signal Iduna Park musim lalu, harus ditunda beberapa hari karena bus tuan rumah diserang menggunakan tiga buah bom.

Akibatnya Marc Bartra mengalami cedera yang mengharuskannya naik ke meja operasi karena patah tulang lengan dan menyisakan kengerian bagi mantan bek FC Barcelona itu.

Sialnya aksi tersebut berbuntut perselisihan di kubu Dortmund, karena Hans-Joachim Watzke berharap laga bisa segera dilangsungkan.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sementara itu Thomas Tuchel merasa anak asuhnya masih berada dalam rasa takut sehingga tidak akan bisa bermain maksimal.

Hasilnya bisa ditebak, Borussia Dortmund tersingkir di babak perempat-final oleh AS Monaco yang kala itu masih diperkuat Kylian Mbappe.

Kesuksesan Dortmund menjadi juara Piala DFB pun tidak meredakan perselisihan keduanya sehingga Tuchel langsung dipecat, tiga hari setelah angkat piala.

Kini Thomas Tuchel menyayangkan insiden peledakan tersebut terjadi sebab jika tidak, dirinya akan tetap berada di Signal Iduna Park.

“Saya asumsikan demikian [akan tetap di Dortmund],” ucap pria berusia 44 tahun itu pada persidangan sang penyerang, Senin (19/03) waktu setempat kemarin.

“Aki [Watzke] telah mengatakannya ke publik bahwa ada perbedaan pendapat yang besar, yang memang benar adanya.”

“Perbedaan pendapat itu dikarenakan saya berada di dalam bus, sedangkan Aki tidak. Itu sebabnya ada perbedaan dalam hal menangani insiden ini, tanpa bermaksud mencela sikap Aki terhadap peledakan tersebut.”

Ditanya apakah penyerangan tersebut memiliki dampak signifikan terhadap performa Borussia Dortmund sehingga dikalahkan Monaco 2-3, Thomas Tuchel meyakininya.

“Saya yakin dengan [dampak] itu. Besaran [imbas dari ledakan bom] dan seberapa beruntung kami, meningkatkan [ketakutan] tersebut. Kami hanya merasakan ketakutan tersebut keesokan harinya,” tambah pria yang diisukan akan ditunjuk sebagai pelatih Borussia Dortmund musim depan ini.

“Apa yang skuat capai [sesuai penyerangan] sangat luar biasa dan hebat.”