AS Roma Tahu Kelemahan Real Madrid, Serang Dari Sayap Kiri!

AS Roma Tahu Kelemahan Real Madrid, Serang Dari Sayap Kiri!

Gilabola.com – Malam ini pelatih AS Roma akan memerintahkan para pemainnya menyerang Real Madrid dari sisi kiri pada ajang Liga Champions. Dari titik itulah Los Blancos kebobolan tiga gol lawan Eibar terakhir kali.

AS Roma dan Real Madrid sedikit lagi bisa memastikan kelolosan mereka ke babak 16 besar Liga Champions saat mereka bertemu di Stadio Olimpico pada matchday kelima, Rabu dinihari, sekaligus memperebutkan tempat pertama Grup G.

Pelatih AS Roma Eusebio di Francesco pasti akan memerintahkan anak buahnya untuk menyiksa sisi kanan lini pertahanan dan menyerang gawang yang dijaga Thibaut Courtois dengan tembakan-tembakan silang dari sisi kanan gawang, seperti yang terjadi pada laga melawan Eibar.

Jika Anda menonton ulang tayangan Real Madrid vs Eibar di ajang Liga Spanyol terakhir kali, saat juara Liga Champions itu dihabisi dengan skor 3-0 maka terlihat bahwa raksasa Spanyol itu memiliki kelemahan di sisi kanan pertahanan atau sisi kiri dari arah tim lawan. Tiga gol Eibar berawal dari terobosan di lini itu. Semuanya dengan pola sama. Ada umpan silang, satu assist tanggung dan GOL!

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Bagaimana Eibar Menyiksa Sisi Kanan Real Madrid

Eibar membuka skor saat pemain pinjaman dari Barcelona, Marc Cucurella, melesat ke kiri dan memberi umpan silang ke Kike. Serangannya ditepis oleh mantan kiper Chelsea, Thibaut Courtois, namun Escalante berlari masuk dan menyambar bola muntah dari dalam kotak enam meter. GOL! 1-0!

Gol kedua berawal dari kesalahan Toni Kroos, menyundul bola secara buruk sehingga dicuri lagi-lagi oleh Marc Cucurella, yang memberi umpan silang ke arah Serge Enrich untuk menyelesaikan satu tembakan rendah ke sisi tiang kiri. GOL! 2-0!

Beberapa saat kemudian pola yang sama berulang. Umpan silang pemain pinjaman Barcelona itu, Marc Cucurella, dibelokkan sedikit oleh Serge Enrich sebelum disambar Kike. Gol! 3-0!

Skenario Lolos Real Madrid

Juara bertahan Real Madrid menang 3-0 atas Roma di Santiago Bernabéu pada matchday satu berkat gol dari Isco (45), Gareth Bale (58) dan Mariano Díaz (90 + 1),  kemenangan ketiga berturut-turut, dan clean sheet ketiga berturut-turut, melawan Roma. Klub Italia itu, bagaimanapun, telah memenangkan ketiga pertandingan Grup G sejak kekalahan di Spanyol dan sejajar dengan Madrid di puncak grup dengan sembilan poin.

Jika CSKA Moscow kalah saat menjamu Viktoria Plzen maka Los Merengues pasti lolos tak peduli hasil apa pun lawan AS Roma. Tapi jika raksasa Rusia itu menang (jika melihat catatan kandang mereka) maka Real Madrid juga harus menang di Stadio Olimpico.

Roma, yang kalah 3-0 pada leg pertama di Bernabeu, butuh menang lebih dari tiga gol untuk mengamankan puncak Grup G dan catatan head-to-head, dengan asumsi Real Madrid menang pada laga terakhirnya lawan CSKA Moscow.

Resep Roma: Kuasai Bola!

Gelandang Roma Aleksandar Kolarov mengatakan timnya harus menjaga kepemilikan bola jika mereka ingin mengalahkan Real Madrid di Liga Champions.

“Kami selalu bermain bagus di Olimpico pada ajang Liga Champions,” Kolarov seperti dikutip oleh Football Italia. “Jika kami bisa mengalahkan Real Madrid, itu juga akan memberi kami kepercayaan diri. Pada pertandingan pertama [saat Roma kalah 3-0 di Bernabeu], mereka berada dalam periode terbaik mereka di musim ini, mereka bermain dengan sangat baik.”

“Sekarang mereka tidak begitu baik, tetapi kami harus pandai menguasai bola karena saat mereka bermain dengan bola, mereka benar-benar kuat. Kami akan agresif dan penuh determinasi,” tambahnya.

“Kami sedikit tidak konsisten, dan saya pikir salah satu alasannya adalah kami memiliki begitu banyak pemain muda. Ini tentang pertumbuhan. Kami para veteran harus membantu mereka dan saya harap besok kami bisa memainkan pertandingan penting yang akan memberi kami dorongan untuk maju,” komentar pemain Serbia itu.