Barcelona Ingin Peristiwa 2017 Tidak Terulang Lagi di 16 Besar Liga Champions

Gilabola.com – Barcelona bertemu lawan sulit yang mengalahkan mereka 4-0 saat tandang tapi beruntung Lionel Messi dan kawan-kawan secara heroik berhasil membalikkan skor agregat dengan kemenangan 6-1 di Camp Nou, dalam salah satu drama babak sistem gugur terbesar dalam sejarah kompetisi.

Barcelona disandingkan dengan PSG usai hasil drawing 16 besar Liga Champions hari Senin (14/12) di Swiss, dengan Anda mungkin punya sedikit memori untuk dua leg pertandingan 16 besar pada musim 2016/2017. Barcelona dikejutkan oleh skor 4-0 di Paris, namun di tengah kemustahilan, mereka berbalik menang 6-1 di Spanyol dan lolos ke perempat final dengan agregat 6-5.

Tapi Paris Saint-Germain tidak akan jera bertemu dengan Blaugrana sekali lagi. Barcelona tengah menjalani musim terburuknya di Liga Spanyol dengan menelan empat kekalahan dan dua hasil imbang, selain lima kemenangan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Di kancah Eropa, Blaugrana tetap menjadi salah satu tim menakutkan. Musim 2020/21 ini mereka lolos dari babak penyisihan grup dengan lima kemenangan dan satu kali kalah, skor 0-3 di tangan Juventus. Sang juara Serie A itu mereka kalahkan 2-0 pada perjumpaan pertamanya di Turin. Tim di bawah asuhan mantan pemain bertahan dan jagoan bola-bola mati, Ronald Koeman, mencetak 16 gol dan kebobolan lima dari enam laga grup.

Bagaimana pun Barcelona merupakan juara lima kali kompetisi elit Eropa ini (1992, 2006, 2009, 2011 dan 2015). Lionel Messi dan kawan-kawan pada Champions League musim lalu terhenti di babak perempat final. Mungkin tak perlu kita ingat-ingat lagi skornya yang sangat menyakitkan itu. Pembunuhnya pada Agustus 2020 itu adalah tim yang akhirnya menjadi juara, Bayern Munchen.

Barcelona masih menjadi tim nomor ketiga tertinggi dalam hal nilai koefisien UEFA, 128.000, berkat penampilan mereka yang selalu konsisten lolos ke babak sistem gugur selama lima tahun terakhir, meski trofi kuping besar terbukti sangat mahal dengan mereka terakhir kali meraihnya pada 2015.

Setelah melaju ke final dan menaklukkan Juventus pada tahun 2015, Lionel Messi dan kawan-kawan selalu terhenti di perempat final kecuali tahun 2019. Pada 2016 mereka dihentikan oleh Atletico Madrid, 2017 di tangan Juventus, 2018 AS Roma, 2019 Liverpool pada babak semi final dan tahun lalu oleh Bayern Munchen.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO