Barcelona Pernah Dibantai Lebih Sadis, Skor Bayern Munchen Belum Seberapa

Barcelona Pernah Dibantai Lebih Sadis, Skor Bayern Munchen Belum Seberapa

Gila Bola – Barcelona dibantai Bayern Munchen di perempat-final Liga Champions, Sabtu (15/8) WIB. Ternyata, itu bukan kekalahan terbesar raksasa Catalan tersebut. Loh?

Laga di Estadio da Luz pada Jumat malam waktu setempat, atau Sabtu dinihari WIB, menjadi momen pertama Blaugrana kebobolan hingga delapan gol dalam satu pertandingan, sejak mereka alami kekalahan 8-0 dari Sevilla di ajang Copa del Rey 74 tahun yang lalu.

Diungkapkan Goal, sebelumnya dipermalukan Bayern 8-2 dinihari tadi, Barca bahkan pernah dua kali alami kekalahan hingga 11-1 di tahun 1940-an.

Kekalahan paling memalukan terjadi dalam El Clasico melawan musuh bebuyutannya, Real Madrid, di ajang Copa del Rey tahun 1943. Setelah menang 3-0 di leg pertama semi-final ajang tersebut, Barca malah dibantai Los Blancos di leg kedua dengan skor 11-1.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Tiga tahun sebelumnya, Barcelona juga alami kekalahan dengan skor yang sama di sebuah pertandingan La Liga melawan Sevilla.

Hebatnya, Barca memimpin lebih dulu di menit ke-8 pertandingan itu, sebelum ke-11 gol Sevilla menghujan gawang raksasa Catalan itu dalam tempo satu jam, yakni mulai dari menit ke-23 hingga ke menit 83.

Pada akhir musim tersebut, Blaugrana pun finish di posisi empat La Liga – satu posisi di atas Sevilla yang bertengger di peringkat lima klasemen akhir.

Sementara, Barca juga pernah alami kekalahan 8-2, dan itu juga terjadi di tangan rival abadinya, Real Madrid. Saat itu, tahun 1935, Fernando Sanudo berhasil menyarangkan empat golnya ke gawang Blaugrana – gol terbanyak yang pernah dibukukan satu pemain dalam pertemuan kedua tim raksasa Spanyol tersebut.

Sementara, pertandingan kontra Bayern Munchen dinihari tadi, semula diperkirakan tak akan menjadi ladang pembantaian Die Roten atas skuad asuhan Quique Setien tersebut. Apalagi bek Bayern, David Alaba, berhasil membuat Barcelona menyamakan kedudukan 1-1 saat pertandingan berjalan tujuh menit. Anak-anak Hansi Flick sebelumnya memang memimpin lebih dulu lewat gol Thomas Muller saat laga baru berjalan empat menit.

Namun, berikutnya, Barca seakan mengulang luka lama yang telah mereka pendam 74 tahun silam. Berturut-turut para pemain Bayern berhasil menjebol gawang Marc-Andre ter Stegen lewat aksi Ivan Perisic, Serge Gnabry, Muller yang bukukan gol ke dua di menit 31, dan pemain buangan Barca, Philippe Coutinho, yang mencetak dua gol dalam laga ini.