Barcelona vs Napoli: Ambisi Sama, Persiapan Berbeda

Barcelona vs Napoli: Ambisi Sama, Persiapan Berbeda

Gila Bola – Barcelona akan menjamu Napoli pada 8 Agustus mendatang, dan akan menjadi akses mereka ke fase final Liga Champions di Lisbon.

Untuk menjadi salah satu tim di antara delapan besar di kompetisi sepak bola benua biru itu, raksasa Catalan tersebut harus bisa mengatasi perangkap Napoli yang bersemangat untuk mencapai perempat final – untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Di leg pertama babak 16 besar, kedua tim meraih hasil imbang 1-1 dalam laga yang digelar di San Paolo. Tentunya, hasil ini akan menentukan bagi Blaugrana. Tapi, bagaimana Barcelona dan Napoli bisa melaju di ajang itu?

Diungkapkan Sport, keduanya memiliki elemen yang sama, seperti keraguan di lini pertahanan dan hasil akhir yang tidak memuaskan. Tapi, ada juga perbedaan yang jelas, dan sebagai permulaan, persiapan keduanya sangat berbeda.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

1. Barca sudah rehat, Napoli masih bertanding
Pandemi membuat kompetisi sepak bola terpaksa harus dihentikan. Namun saat pertandingan kembali dilanjutkan di Spanyol dan Italia, sementara LaLiga sudah kembali berlaga pada 11 Juni, Serie A malah baru mulai delapan hari kemudian.

Sebelum laga imbang Torino kontra Parma, Napoli sudah mainkan dua pertandingan, yakni dua laga Coppa Italia melawan Inter di kandang yang berakhir imbang 1-1 dan membawa mereka ke final, serta kemenangan di laga final melawan Juventus melalui drama adu penalti yang berakhir 4-2.

Sementara Barcelona, sejak jeda kompetisi Maret lalu, skuad asuhan Quique Setien itu telah mainkan 11 pertandingan, dibandingkan Napoli 13 – dinihari nanti menjadi pertandingan mereka yang ke-14. Tapi hal yang paling signifikan adalah, raksasa Catalan itu sudah tak bertanding lagi selama tiga pekan sebelum kedua tim bertemu. Sementara klub Neapolitan tak berhenti bermain.

Faktor ini bisa jadi tidak seimbang, meskipun belum jelas juga siapa yang diuntungkan atau dirugikan. Blaugrana, yang telah mencapai akhir liga dengan sejumlah pemain cadangan, bisa rehat selama beberapa hari dan bersiap-siap untuk pertemuan dengan Napoli lebih awal. Tapi, bisa jadi mereka kemudian kehilangan ritme kompetisi.

Sementara anak-anak asuh Gennaro Gattuso, terus bermain dan memperbaiki penampilannya. Apalagi, mereka berhasil mengantongi tiket kualifikasi Liga Europa musim depan dan mengangkat trofi Coppa Italia.

2. Sama-sama memiliki lini pertahanan yang meragukan
Sementara skuad utama Barcelona hanya memiliki 19 pemain, dan di antara mereka, hanya 11 pemain yang fit untuk pertandingan di Camp Nou, masalah yang dihadapi Napoli yang memiliki 26 pemain – terkonsentrasi pada lini pertahanan.

Skuad Gattuso tak ada yang terkena skorsing, dan masih berkejar-kejaran dengan kondisi Kostas Manolas serta Nikola Maksimovic. Pemain asal Yunani itu – yang pernah membuat Barca tersingkir saat ia masih bermain di Roma, telah alami cedera tulang rusuk dalam laga melawan Sassuolo, yang membuatnya harus ditarik keluar dan harus lalui proses penjang dalam pemulihan meteoriknya.

Sama halnya dengan apa yang terjadi dengan pemain Serbia, Maksimovic, yang alami cedera pergelangan kaki pada pertandingan melawan Inter. Namun, ia diberitakan sudah berlatih kembali tengah pekan ini, bahkan tersedia untuk dimainkan dalam laga melawann Lazio, Minggu (2/8) dinihari nanti.

Sementara itu, masalah di lini pertahanan skuad Setien lebih parah, walau Clement Lenglet dikabarkan sudah pulih. Samuel Umtiti tak akan bisa diharapkan bisa bermain, dan posisi Ronald Araujo kemungkinan digantikan pemain tim B lainnya, Cuenca.

Barcelona juga belum bisa mainkan Ousmane Dembele yang sudah lama cedera, sementara Arturo Vidal dan Sergio Busquets tak bisa dimainkan karena skorsing. Positifnya, Antoine Griezmann sudah kembali dari cedera, dan jika tak ada masalah maka ia akan dimainkan.

3. Catatan buruk jelang pertemuan
Saat kompetisi sepak bola di Spanyol kembali digelar, Barca datang dengan torehan dua poin di atas Real Madrid di papan klasemen La Liga. Namun, di akhir musim semuanya berubah, karena Blaugrana menutup kompetisi di posisi dua dan koleksi poinnya merosot lima poin di bawah Los Blancos. Pasalnya, skuad Setién hanya mampu memenangkan lima dari sembilan pertandingan terakhir yang mereka mainkan.

Napoli pun hanya memenangkan dua dari enam pertandingan terakhir dan dua pertandingan yang mendahului laga di Camp Nou telah berakhir dengan kekalahan. Mereka kalah 1-2 di kandang Parma, lalu kandas 0-2 dari Inter di San Siro.

4. Setien dipertanyakan, Gattuso dipuja
Bukti adanya lebih banyak kepuasan di Napoli dibandingkan Barcelona adalah, penerimaan suporter pada sang pelatih. Sementara Setién sempat diguncang isu pemecatan dan perselisihan dengan sejumlah pemain senior Blaugrana, Gattuso sepenuhnya diterima setelah ia menggantikan Carlo Ancelotti pada Desember tahun lalu.