Site icon Gilabola.com

Baru Berdiri 9 Tahun dan Pelatihnya Unik, Sabah FC Tembus Liga Champions 2026/27

Sabah FC Lolos Liga Champions UEFA

Sabah FC hanya membutuhkan waktu sembilan tahun untuk melangkah dari klub baru di Azerbaijan menjadi peserta fase liga UEFA Champions League. Mereka memastikan tiket ke babak utama setelah menghajar Hapoel Be’er Sheva 5-2 pada leg kedua play-off, sekaligus menang agregat 6-4.

Pencapaian tersebut menjadi tonggak terbesar dalam sejarah klub yang baru didirikan pada 2017. Sabah kini akan berhadapan dengan klub-klub raksasa Eropa di kompetisi tertinggi antarklub benua tersebut.

Empat Putaran Kualifikasi, Sabah FC Terus Melaju

Perjalanan Sabah FC menuju fase liga tidak datang dalam waktu singkat.

Sejak Juli, klub Azerbaijan itu harus melewati empat putaran kualifikasi. Rangkaian tersebut akhirnya berujung pada kemenangan atas Hapoel Be’er Sheva di babak play-off.

Pada leg kedua, Sabah tampil meyakinkan dengan kemenangan 5-2. Hasil tersebut membuat mereka membalikkan keadaan dan mengunci keunggulan agregat 6-4.

Bagi klub yang baru berdiri pada 2017, pencapaian ini jelas menjadi lompatan besar.

Dalam kurun hanya sembilan tahun, Sabah FC berhasil mencapai panggung utama UEFA Champions League. Mereka kini tidak lagi sekadar mengejar tiket ke kompetisi Eropa, tetapi bersiap menghadapi klub-klub besar di fase liga.

Valdas Dambrauskas, Pelatih yang Tak Pernah Jadi Pemain Profesional

Di balik perjalanan tersebut ada sosok Valdas Dambrauskas. Pelatih kepala Sabah FC itu memiliki latar belakang yang cukup berbeda dibanding banyak pelatih sepak bola lainnya.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Dambrauskas tidak pernah bermain sebagai pesepak bola profesional.

Jalur yang ditempuhnya justru langsung mengarah ke dunia kepelatihan. Bahkan, ada cerita menarik dari masa awal perjalanan tersebut.

Pada 2002, ketika berusia 25 tahun, Dambrauskas memenangkan hadiah sebesar 4.000 litas melalui acara kuis televisi “Who Wants to Be a Millionaire?” versi Lithuania.

Uang tersebut kemudian digunakan untuk mendanai pendidikan kepelatihannya di Inggris.

Dari sana, perjalanan Dambrauskas sebagai pelatih terus berkembang hingga akhirnya ia dipercaya memimpin Sabah FC dalam perjalanan panjang menuju fase liga UEFA Champions League.

Kini, namanya berada di tengah salah satu pencapaian terbesar klub Azerbaijan tersebut.

Sabah FC Memasuki Panggung Besar Eropa

Sabah FC didirikan pada 2017. Hanya sembilan tahun kemudian, mereka sudah mencapai fase liga UEFA Champions League 2026/27.

Angka tersebut membuat pencapaian klub terasa semakin besar. Perjalanan melewati empat putaran kualifikasi sejak Juli akhirnya terbayar setelah kemenangan agregat 6-4 atas Hapoel Be’er Sheva.

Pendapat Gilabola.com: Sabah FC layak disebut sebagai salah satu cerita paling unik dari perjalanan menuju fase liga musim ini. Bukan hanya karena usia klub yang masih muda, tetapi juga karena sosok Dambrauskas yang menempuh jalan tidak biasa menuju profesi pelatih.

Ia tidak memiliki pengalaman sebagai pemain profesional. Bahkan, pendidikan kepelatihannya di Inggris turut terbantu dari hadiah sebuah acara kuis televisi.

Sekarang, sembilan tahun setelah Sabah FC berdiri, Dambrauskas membawa klub tersebut ke panggung terbesar Eropa. Tantangan berikutnya tentu jauh lebih berat, tetapi pencapaian sampai titik ini sudah menjadi bagian penting dari sejarah klub.

Exit mobile version