Batal di Istanbul, Final Liga Champions Pindah ke Estadio do Dragao

Gilabola.com – Sebanyak 6000 orang dari pendukung Chelsea dan Manchester City akan diizinkan untuk hadir pada final Liga Champions pada 29 Mei 2021 di Estadio do Dragado di kota Porto, Portugal.

UEFA selaku penyelenggara kompetisi elit  Champions League memutuskan untuk memindahkan lokasi final dari Istanbul Turki ke Portugal karena alasan kesehatan. Turki masuk dalam zona merah, yang menyebabkan para pemain Chelsea dan Manchester City harus menjalani karantina 10 hari sepulangnya dari partai final 29 Mei itu.

Hal ini bisa menimbulkan kesulitan untuk memulai latihan bersama bagi para pemain timnas Inggris dari kedua klub itu karena Euro 2020 akan dimulai pada 11 Juni 2021.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengungkapkan mengapa kota Porto dipilih sebagai tuan rumah final Liga Champions, mengalahkan Stadion Wembley di London. Keputusan itu berarti Portugal menjadi tuan rumah Liga Champions untuk tahun kedua berturut-turut, setelah Lisbon menjadi lokasi kompetisi itu musim lalu.

Channel Gilabola di Youtube

Berbicara tentang keputusan tersebut, Ceferin berkata: “Sekali lagi kami telah berpaling kepada teman-teman kami di Portugal untuk membantu UEFA dan Liga Champions dan saya sangat berterima kasih kepada FPF (federasi sepak bola Portugis) dan pemerintah Portugis yang telah menyetujui untuk menggelar pertandingan dalam waktu sesingkat itu.”

“Saya pikir kita semua bisa sepakat bahwa kita berharap tidak pernah mengalami tahun seperti yang baru saja kita alami. Fans harus menderita lebih dari 12 bulan tanpa diizinkan untuk menonton tim mereka secara langsung dan mencapai final Liga Champions adalah puncak prestasi sebuah klub sepakbola. Menghilangkan suporter dari kesempatan untuk menonton pertandingan secara langsung bukanlah suatu pilihan dan saya senang bahwa kompromi ini telah ditemukan.”

Dia menambahkan: “Kami menerima bahwa keputusan Pemerintah Inggris untuk menempatkan Turki dalam daftar merah untuk perjalanan, diambil dengan itikad baik dan demi kepentingan terbaik melindungi warganya dari penyebaran virus, tetapi juga memberi kami masalah besar: Tantangan dalam pementasan final yang menampilkan dua tim Inggris.”

“Kesulitan untuk melaju ke final sangat besar dan PSSI Inggris serta otoritas setempat melakukan segala upaya untuk mencoba menggelar pertandingan di Inggris dan saya ingin berterima kasih kepada mereka atas pekerjaan mereka dalam mencoba mewujudkannya.”

AHABET
AHABET