Bayern Munchen Sedang Merosot, Salzburg PD Tampil di Kandang Sendiri

Bayern Munchen harus sudah melupakan kekalahan memalukan dari Bochum VfL untuk bangkit hadapi RB Salzburg di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (17/2) dini hari.

Gilabola.com – Salzburg – calon lawan Bayern dini hari nanti, menyaksikan perkembangan jawara Bundesliga itu dari kejauhan. Tim asuhan Matthias Jaissle itupun tak kekurangan kepercayaan diri jelang pertemuannya dengan Die Roten.

“Saya pikir, Bayern tahu betul bagaimana tidak nyamannya mereka di pertandingan hari Rabu,” tandas bek tengah Salzburg, Maximilian Wober, seperti dilansir Bavarian Football Works dari Laola1 via @iMiaSanMia.

Bayern Munchen baru saja alami kekalahan memalukan dari tim promosi, Bochum, setelah tim berperingkat 11 itu kalahkan Die Roten, 4-2. Tentunya, ini momen yang sangat mengejutkan bagi raksasa Jerman tersebut, apalagi tim lawan sudah berhasil memanfaatkan kelengahan mereka sejak awal pertandingan dan terus menggempurnya tanpa ampun di 45 menit pertama.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot

Meski demikian penyerang Salzburg, Noah Okafor, malah ungkapkan hal yang terdengar lebih terukur dibandingkan rekan satu timnya itu. “Walau hasil kami melawan Bayern tahun lalu sangat besar, pertandingan kadang-kadang sangat dekat. Apalagi dalam laga pertama di Salzburg, kami bisa bertahan dengan sangat baik dalam waktu yang lama,” tandas Okafor.

“Namun, Bayern pada akhirnya menunjukkan kepada kami bahwa kami tak boleh lakukan kesalahan di kompetisi level tinggi ini. Kami ingin belajar dari itu semua, dan bekerja dengan lebih baik dalam pertandingan nanti walau Bayern tetap menjadi tim favorit,” tambahnya.

Sementara itu, Matthias Jaissle sendiri mengaku dia mengerti betul tantangan yang bisa dihadapi skuadnya di laga melawan Bayern Munchen, walau pertandingan itu yang digelar di kandang sendiri.

“Kami tahu, kami akan berhadapan dengan tim yang kemungkinan merupakan tim terbaik di dunia saat ini, dan kami jelas bukan siapa-siapa. Meski demikian, kami ingin tampil berani dan mencoba untuk mainkan gaya permainan sepak bola kami di atas lapangan. Itu tidak mudah, tapi kami akan berusaha,” tegas pelatih asal Jerman berusia 33 tahun itu.

“Saya mendengar banyak tentang berbagai perbandingan (dirinya dengan pelatij Julian Nagelsmann), tapi saya tidak mau memikirkannya. Julian ya Julian, saya lakoni hidup saya sendiri. Satu-satunya hal yang mirip adalah sejarahnya, bisa di klub yang sama dan tentu saja, usia yang tak jauh berbeda,” ujar Jaissle.

“Saya hanya akan mengangkat topi saya tanda hormat atas apa yang sudah dia lakukan dalam karir kepelatihannya sejauh ini. Dia benar-benar lakukan kerja yang luar biasa di Bayern Munchen,” tambahnya.

BANDARTOGEL77