Bek Barcelona Gerard Pique Akui Manchester United Tim Terbesar di Inggris

Bek Barcelona Gerard Pique Akui Manchester United Tim Terbesar di Inggris

Gilabola.com – Bek Barcelona, Gerard Pique, akui Manchester United sebagai ‘tim terbesar di Inggris’ saat ia bersiap hadapi Setan Merah yang juga bekas klubnya di perempat final Liga Champions, Kamis (11/4).

Manchester United dijadwalkan untuk menjamu Barcelona lebih dulu di Old Trafford pada leg pertama perempat final Liga Champions musim ini. Sebelumnya, Pique pernah habiskan karirnya selama empat musim di Old Trafford, saat ia bergabung sebagai pemain berusia 17 tahun pada 2004 silam.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

“Mereka selalu menjadi tim terbesar di Inggris. Seluruh tim besar pernah hadapi momen-momen baik maupun buruk, dan jalani pula periode transisi mereka,” tandas Pique, seperti dilansir BBC Sport.

Liga Champions menjadi satu-satunya peluang bagi United untuk meraih trofi musim ini. Di Liga Premier, skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu bertengger di urutan ke enam – 21 poin di bawah Liverpool yang ada di peringkat teratas.

Akui MU Terbaik Bersama Sir Alex Ferguson

United juga belum pernah lagi memenangkan gelar Liga Premier sejak musim terakhir Sir Alex Ferguson di tahun 2013 lalu, di mana selama periode itu rival sekotanya Manchester City sudah dua kali mengangkat trofi Premiership.

Walau mereka tak lagi mengusung gelar juara, Pique masih yakin United merupakan tim yang sulit dikalahkan di Liga Premier. “Saya pikir, mereka tim terbesar di Inggris dan mereka menunjukkan lewat gelar-gelar di turnamen nasional di Inggris yang sudah berhasil mereka menangkan,” tandas bek yang kini berusia 32 tahun itu.

“Periode Sir Alex Ferguson di Manchester United memang jadi yang terbaik, dan mereka akan melanjutkannya sebagai sebuah tim besar,” ungkap Pique.

Belajar Banyak di Old Trafford

Selama di Old Trafford, Pique hanya tampil dalam 23 pertandingan sebelum kembali ke Barcelona pada tahun 2008. Walau dia miskin waktu bermain saat di Inggris, Pique mengaku sudah belajar banyak selama ia berada di Manchester.

“Di sebuah pertandingan istimewa, saya datang sebagai seorang pemain muda yang kemudian berkembang menjadi laki-laki dewasa. Saya habiskan sebagian masa muda saya di sini, saya belajar banyak hal, bukan cuma di dalam lapangan tapi juga di luar lapangan,” tambahnya.

“Saya dulu di sini sejak usia 17 tahun sampai 21 tahun, saya mendapat pengalaman pertama saya sebagai pesepakbola profesional di sini, bermain bersama sejumlah nama besar dan saya juga jalani beberapa kegilaan di sini,” tandas Pique.

Solskjaer Senior yang Banyak Membantu

“Saya tinggalkan keluarga dan rekan-rekan saya, dan jalani hidup sendirian. Itu sebabnya saya dapat banyak pelajaran di sini dan kembali ke Spanyol sebagai individu yang berbeda,” tambahnya.

Pique juga sempat menjadi rekan satu tim manajer United saat ini, Ole Gunnar Solskjaer, dan sempat bermain bersama pelatih asal Norwegia itu selama tiga musim, sebelum Solskjaer pensiun pada 2007.

“Saya ingat Ole sebagai rekan satu tim yang hebat, saat saya tiba di sini saya masih berusia 17 tahun, saya masih sangat muda, dia salah satu pemain yang lebih senior,” katanya.

“Dia banyak membantu saya untuk beradaptasi dengan klub, Inggris dan kotanya. Sungguh pengalaman hebat pernah bermain bersamanya, dia banyak membantu saya dan saya sangat senang melihatnya sekarang melatih di klub ini,” ujar Pique.