Gilabola.com – Bertemu Real Madrid di fase liga Liga Champions musim 2025 2026, Direktur Olahraga Marseille, Medhi Benatia, langsung bereaksi keras dan mengaku ‘tak pernah punya kenangan indah’ saat timnya bertemu raksasa Spanyol tersebut.
Dalam drawing fase liga Liga Champions yang telah berlangsung pada Kamis malam WIB, Real Madrid telah mengetahui delapan lawan pertama mereka di babak awal kompetisi itu.
Los Merengues – yang tersingkir di babak perempat final musim lalu, harus menerima hasil drawing yang sulit karena mereka akan hadapi beberapa lawan yang cukup berat, termasuk Manchester City dan Liverpool.
Madrid juga akan bertemu Juventus, Benfica, Marseille, Olympiacos, AS Monaco dan tim pendatang baru, Kairat Almaty, dari Kazakhstan, di babak pertama Liga Champions.
Begini Reaksi Direktur Marseille, Medhi Benatia
Mengetahui klubnya akan bertemu Madrid – dan beberapa tim kelas berat lainnya, Direktur Olahraga Marseille, Medhi Benatia, akui Marseille akan hadapi tantangan berat.
Mantan bek AS Roma dan Juventus itupun mengenang, bagaimana ia merasa tak pernah bisa bermain dengan baik saat harus hadapi Real Madrid di masa lalu.
“Kami di sini, kami ingin bertahan di sini, itu yang terpenting. Ketika Anda mainkan pertandingan seperti itu – melawan Newcastle, Liverpool, Real Madrid, Brugge, tentu saja, saya tidak punya kenangan indah tentang Real Madrid…,” tandas Benatia, seperti dilansir jurnalis Alfredo Pedulla.
“Akan ada beberapa tantangan sulit, tapi Anda ingin menang dan tampilkan performa yang bagus. Kami tahu kami tidak akan menang, kami tidak akan kekurangan rasa rendah hati, tapi kami punya tim yang mumpuni. Ini sebuah kehormatan besar, kami tahu ini akan sulit,” tambahnya.
Satu hal yang perlu diingat, Benatia dan Marseille baru-baru ini sedang bernegosiasi dengan Real Madrid mengenai kemungkinan transfer Dani Ceballos ke klub Ligue 1 tersebut.
Ketika kesepakatannya tinggal selangkah lagi, gelandang veteran Real Madrid tersebut tiba-tiba berbalik arah dan memutuskan untuk tak jadi bergabung dengan Marseille.
Tentu saja, ini sangat mengecewakan bagi klub asuhan Roberto de Zerbi tersebut. Pasalnya, alih-alih dapatkan gelandang berpengalaman dari Los Blancos, upaya itu malah gagal di penghujung waktu.