Bos AS Roma Tak Minta Skuadnya Kawal Ketat Mohamed Salah

Pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco, tegaskan tak perintahkan skuadnya untuk khusus pengawal ketat bintang Liverpool, Mohamed Salah, di semifinal Liga Champions nanti.
Pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco, tegaskan tak perintahkan skuadnya untuk khusus pengawal ketat bintang Liverpool, Mohamed Salah, di semifinal Liga Champions nanti.

Gilabola.com – Pelatih AS Roma, Eusebio Di Francesco, mengaku tak meminta para pemainnya untuk secara khusus mengawal dan menghentikan bintang Liverpool, Mohamed Salah.

Namun, Eusebio Di Francesco mengakui, Mohamed Salah yang pernah dua tahun membela AS Roma itu bisa menjadi ‘keuntungan’ bagi skuadnya di semifinal Liga Champions melawan Liverpool nanti.

Mohamed Salah muncul sebagai salah satu pemain paling mematikan di Eropa sejak pindah ke Liverpool dari AS Roma seharga 36,9 juta poundsterling (Rp716,8 miliar) pada musim panas lalu. Di Anfield, bintang asal Mesir itu sudah mencetak 41 gol dalam 46 pertandingan sejauh musim ini.

Pemain berusia 25 tahun itupun akan hadapi mantan klubnya untuk pertama kalinya pada leg pertama semifinal Liga Champions di Anfield tengah pekan ini.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Namun, Eusebio Di Francesco mengaku sama sekali tak mencari-cari informasi tambahan mengenai mantan pemainnya itu. “Saya tidak perlu itu. Kualitasnya sudah sangat jelas. Jangan lupa, saya siapkan juga pertandingan untuk menghadapinya di Italia nanti,” tandasnya.

“Tapi faktanya, banyak pemain kami yang mengenalnya dengan baik, itu bisa menjadi keuntungan,” tambah Di Francesco.

Dalam wawancaranya dengan the Guardian, Di Francesco mengatakan bahwa skuadnya menyebut Salah sebagai ‘seorang pemain hebat, profesional hebat, dan pekerja keras’.

Seperti halnya Liverpool, Roma juga terus berjuang untuk merambah posisi empat besar di liga domestik dan kualifikasi Liga Champions. Saat ini, Giallorossi bertengger hanya satu poin yang memisahkan mereka di urutan ketiga dari Inter Milan di posisi kelima.

“Musim ini, kami telah alami salah satu masa perkembangan yang besar bagi kami,” tandas Di Francesco.

“Dalam beberapa tahun terakhir, Roma belum berhasil bersaing hingga tahap terakhir dari berbagai kompetisi. Kami masih berkompetisi di Serie A, di mana Liverpool sudah mendapat sedikit kepastian bahwa mereka akan kembali ke Liga Champions tahun depan,” ungkap pelatih berusia 48 tahun itu.