Bos AS Roma Beberkan Taktik Kalahkan Liverpool

Eusebio Di Francesco ternyata akan hadapi Liverpool dengan taktik yang sama saat AS Roma melawan Barcelona. Ia sama sekali tak merubah cara yang sudah dipakai dalam laga Liga Champions tersebut.
Berita Terkini - Eusebio Di Francesco ternyata akan hadapi Liverpool dengan taktik yang sama saat AS Roma melawan Barcelona. Ia sama sekali tak merubah cara yang sudah dipakai dalam laga Liga Champions tersebut.

Gilabola.com – Manajer AS Roma Eusebio Di Francesco mengatakan, timnya harus meniru penampilan fantastis mereka saat mengalahkan Barcelona, jika ingin lolos ke final Liga Champions.

Eusebio Di Francesco mengakui bahwa sulit bagi AS Roma untuk lolos ke final setelah kebobolan lima gol, tetapi menegaskan dua gol yang mereka cetak di Anfield memberi sedikit harapan.

Pada kesempatan sebelumnya, peluang Roma untuk mencapai semifinal tampak sirna setelah leg pertama perempat final di Nou Camp, di mana mereka dikalahkan 4-1 oleh Barcelona.

Namun kebangkitan kembali yang luar biasa membuat mereka menang 3-0 di kandang sendiri di Stadio Olimpico. Mengulangi hal sama pada leg kedua semifinal akan cukup untuk membuat mereka lolos ke final di Kiev akhir bulan ini.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Saya akan meniru penampilan kami saat mengalahkan Barca. Untuk bersaing dengan rival seperti Liverpool, kami perlu meningkatkan kemampuan dalam hal fisik, sikap, pendekatan terhadap pertandingan dan mencoba mencetak gol awal untuk membuat para suporter lebih banyak memberikan dorongan kepada kami,” kata bos Roma itu.

“Man City membuat awal yang baik untuk pertandingan leg kedua [melawan Liverpool] tetapi kami harus tetap fokus untuk bisa melakukan kebangkitan yang luar biasa lagi,” tambahnya.

“Saya ingin menegaskan, kami akan memainkan semifinal Liga Champions di depan 70.000 orang. Jadi apakah Anda mengharapkan kami hanya berdiam diri saja? Tidak.”

“Anda harus mengharapkan tim yang akan bermain habis-habisan. Anda ingin melihat tim berjuang di lapangan terlepas dari skornya. Apa yang saya harapkan adalah antusiasme, semangat, dan keinginan untuk melewati rintangan ini,” pungkas pelatih berusia 48 tahun tersebut.