Carlo Ancelotti Bela Taktiknya Usai Real Madrid Dipermalukan Sheriff Tiraspol

Real Madrid, yang sebelumnya mengalahkan Inter Milan dengan skor 0-1 di Giuseppe Meazza, secara mengejutkan dipermalukan tim debutan Sheriff Tiraspol di Santiago Bernabeu dengan skor 1-2, tapi manajer Carlo Ancelotti tak mau disalahkan taktiknya.

Carlo Ancelotti tidak percaya bahwa alasan mengapa Real Madrid kalah 1-2 di kandang dari Sheriff Tiraspol pada Rabu (29/9) dini hari WIB adalah karena cara mereka mengejar kemenangan dengan mengambil risiko pada susunan pemain timnya.

Juara 13 kali turnamen secara mengejutkan sudah tertinggal di menit ke-25 ketika tim tamu membuka skor melalui Jasurbek Yakhshiboev, sebelum tuan rumah akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-65 melalui penalti Karim Benzema.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Berniat mengejar kemenangan, Real Madrid melakukan serangan sporadis di menit-menit akhir dan Carlo Ancelotti bahkan melakukan perubahan besar pada susunan pemainnya, menempatkan Federico Valverde sebagai bek kanan dan Eduardo Camavinga sebagai bek kiri.

Sayangnya bahwa perjudian itu menjadi bumerang ketika Sheriff Tiraspol malah mencetak gol kemenangan di menit ke-90 untuk menyegel kemenangan 1-2 di Santiago Bernabeu, tapi taktisi Italia menolak disalahkan atas pemilihan taktiknya.

Dia berkata, “Saya pikir Camavinga sudah terbiasa bermain di sana dan Valverde banyak mendorong ke depan di sisi kanan. Pertandingan terkendali, kami tidak kalah karena kami menempatkan Camavinga sebagai bek kiri. Kami kalah karena nasib buruk, karena lemparan ke dalam.”

Eden Hazard menunjukkan tanda-tanda bahwa dia akan kembali ke performa terbaiknya pada Rabu (29/9) dini hari WIB, dan Carlo Ancelotti berharap dia akan mulai menambah gol ke dalam permainannya dalam waktu dekat.

Taktisi Italia menambahkan, “Dia kekurangan gol, dia hanya kekurangan gol. Dia bermain bagus dengan [Karim] Benzema , dia bergerak di dalam kotak. Dia hanya kekurangan gol.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO