Carlo Ancelotti Minta Real Madrid Tetap Hati-Hati Meski Baru Saja Kalahkan Inter Milan

Gilabola.com – Kemenangan tandang atas Inter Milan di laga pembuka fase Grup D Liga Champions mereka pada Kamis (16/9) dini hari WIB di Giuseppe Meazza tidak membuat manajer Real Madrid berpuas diri.

Manajer Carlo Ancelotti meminta Real Madrid untuk tetap berhati-hati di grup D mereka kendati timnya baru saja meraih kemenangan penting melawan Inter Milan yang di atas kertas harusnya menjadi rival terberat mereka untuk memenangi puncak klasemen.

Sebenarnya Los Merengues memang dibuat menderita di Italia terutama di babak pertama kendati lebih banyak menguasai bola, karena mereka bahkan menderita hingga 14 tembakan dari para pemain tuan rumah, dan bahkan itu menjadi rekor tersendiri bagi mereka.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Real Madrid menghadapi 14 tembakan di babak pertama melawan Intermazionale (tiga tepat sasaran), rekor terburuk kedua mereka dalam 45 menit pertama pertandingan Liga Champions setidaknya sejak 2005/06 (15 tembakan vs Juventus di Allianz pada November 2013).

Pada akhirnya pergantian pemain yang dilakukan manajer Carlo Ancelotti menjadi penentu di babak kedua saat dua pemain pengganti Eduoardo Camavinga dan Rodrygo Goes menghasilkan gol kemenangan bagi raksasa ibukota Spanyol di menit ke-89.

Di pertandingan lain, tim debutan FC Sheriff secara mengejutkan mengalahkan Shakhtar Donetsk asuhan Roberto De Zerbi dan ini membuat bos Real Madrid memperingatkan skuad asuhannya bahwa mereka perlu berhati-hati dengan grup mereka ini.

“Kami harus berhati-hati di grup ini,” kata Carlo Ancelotti kepada Amazon Prime Italia. “Tidak ada yang menyangka Sheriff akan menang. Kami dan Inter adalah dua tim favorit untuk melaju ke babak berikutnya, kami memiliki keuntungan, tetapi tidak ada yang menyangka Sheriff Tiraspol menang melawan Shakhtar.”

“Kami harus berhati-hati. Kami menderita. Di babak pertama, Inter mempertahankan kecepatan tinggi dan itu terbayar di babak kedua. Pertandingan berlangsung sangat seimbang. Kami kehilangan terlalu banyak bola, posisi Marcelo Brozovic membuat kami kesulitan, tetapi tim berhasil mempertahankan diri.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO