Chelsea Tampil Membosankan Saat Dikalahkan Porto, Thomas Tuchel Malah Senang

Gila Bola – Memegang keunggulan tandang 0-2 dari kemenangan di leg pertama, Chelsea memilih bermain sepak bola yang membosankan dan banyak bermain di wilayah pertahanan sendiri selama kekalahan 0-1 mereka dari FC Porto di leg kedua mereka.

Manajer Chelsea Thomas Tuchel mengakui tetap senang dengan performa yang ditunjukkan timnya di leg kedua melawan Porto pada Rabu (14/4), menyebutnya bahwa laga itu mungkin tidak menarik bagi sebagian besar penonton, tetapi dia mengatakan dia tetap senang melihat bagaimana timnya melaksanakan rencana taktisnya.

The Blues sangat diuntungkan jelang leg kedua di tempat yang sama di Ramon Sanchez Pizjuan usai memenangi leg tandang di laga pertama berkat gol-gol Mason Mount dan Ben Chilwell, dan itu membuat mereka memilih bermain lebih defensif di leg kandang mereka.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

FC Porto menguasai 54 persen penguasaan bola dan sayangnya bahwa mereka baru bisa memecah kebuntuan melalui gol akrobatik terlambat dari Mehdi Taremi di masa injury time menit ke-92 dan akhirnya membiarkan Chelsea lolos ke babak berikutnya berkat keunggulan agregat 2-1 atas juara Portugal.

Thomas Tuchel menyebut tendangan overhead Mehdi Taremi berbau keberuntungan dan mengatakan Chelsea sebaliknya hampir sempurna dalam penampilan mereka di lini belakang meski akhirnya kebobolan satu gol di menit akhir.

“Sangat menyenangkan melihat mereka bertarung dan berada di pinggir lapangan bersama pemain lain untuk melihat mereka lolos,” kata manajer Jerman kepada BT Sport. “Mungkin di televisi permainan kami tidak begitu menyenangkan untuk ditonton, tetapi ini adalah pertandingan yang sangat intens, permainan yang sangat cepat.”

“Porto menyerang dengan agresif. Mereka mengubah posisi dan gaya bermain mereka sepanjang waktu dan Anda harus beradaptasi dengan banyak gerakan. Kami bertahan dengan baik dan pantas mendapatkan clean sheet. Kami memiliki peluang yang lebih baik. Kami tidak bisa menyelesaikannya dengan gol jadi kami harus bertahan di sana dan para pemain kami melakukannya. Secara keseluruhan kami pantas mengalahkan Porto. Itu 180 menit yang sulit.”