Chelsea Tinggalkan Jersey Baru di Final Liga Champions, Ini Alasannya

Gilabola.com – Chelsea akan kenakan jersey lama mereka di final Liga Champions, setelah memakai setelan baru di final Piala FA lalu. Kenapa ya?

The Blues akan bertemu Manchester City di final Liga Champions yang akan digelar di Lisbon pada Minggu dini hari 30 Mei 2021. Dua tim Liga Premier itu rencananya akan bertarung di hadapan 16.500 suporter yang diperbolehkan meramaikan laga yang digelar di Estadio Do Dragao itu.

Tim asuhan Thomas Tuchel itu sudah kenakan jersey terbaru mereka untuk musim 2021/22 saat dikandaskan Leicester City, 0-1, di final Piala FA awal bulan ini. Namun mereka tak akan memakainya lagi dini hari nanti.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Tentu saja hal ini dipertanyakan sejumlah kalangan. Diungkapkan The Sun,  sejak skuad The Blues memperkenalkan kit baru mereka itu, banyak hal yang tidak berjalan dengan baik untuk Chelsea.

Stripnya yang sama untuk tim sepak bola putra maupun putri, juga sama-sama diperkenalkan di dua laga final yang berbeda. Namun jika tim putra Chelsea asuhan Tuchel kalah dari Leicester di Piala FA, tim putri kalah di final Liga Champions melawan Barcelona.

Channel Gilabola di Youtube

Sebagai hasil dari dua kekalahan itu, menurut Daily Mail, beberapa tokoh yang percaya takhayul di Stamford Bridge pun meminta The Blues untuk kembali kenakan jersey lama mereka untuk laga melawan City dini hari nanti.

Jersey Baru dengan Design Jadul yang Dikenakan Chelsea Saat Kalah dari Leicester di Final Piala FA.

Baik Chelsea maupun City akan kenakan jersey kandang mereka untuk pertandingan yang semula akan digelar di Istanbul, namun diputuskan untuk pindah ke Portugal karena karena pembatasan Covid.

Kickoff-nya akan dilakukan pada pukul 20.00 Sabtu malam 29 Mei 2021 waktu setempat, atau pukul 02.00 Minggu dini hari 30 Mei 2021 WIB. Mayoritas fans The Blues ikut terbang ke Portugal, dan langsung menuju stadion.

Jersey baru The Blues itu sendiri telah diperkenalkan pada awal bulan ini, dan digambarkan suporter mereka sebagai jersey yang ‘mengerikan’. Alasannya, coraknya menampilkan jersey yang pernah in di tahun 1960-an, dengan desain zig-zag dan design chequerboard yang hasilnya memunculkan silang pendapat di antara basis suporter klub London Barat tersebut.

AHABET
AHABET