City Menang Tandang, Guardiola Masih Khawatirkan Madrid

Guardiola Masih Waspadai Madrid

Gilabola.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku dia masih khawatir akan kemampuan Real Madrid untuk comeback dari kekalahan di leg pertama Liga Champions.

Mampu memetik kemenangan 2-1 meski bertanding di kandang lawan, peluang City untuk lolos ke babak selanjutnya karena mereka masih akan bermain di Manchester pada leg kedua. Akan tetapi Guardiola tetap mengingatkan timnya bahwa semuanya belum berakhir karena Los Blancos memiliki kemampuan untuk membalikkan keadaan yang genting tersebut.

Lebih lanjut, pelatih asal Spanyol itu juga menambahkan bahwa dalam Liga Champions apa pun bisa terjadi. Guardiola juga kembali mengingatkan para pemainnya bahwa mereka masih belum memenangkan apapun, meskipun mengalahkan Madrid di Santiago Bernebau memberikan kepuasan sendiri.

“Jika ada tim yang bisa membalikkan keadaan melawan apapun, itu adalah Real Madrid,” ungkap pelatih Spanyol tersebut kepada Marca.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Kita kemasukkan gol saat bermain lebih baik dan kemudian kami mencetak gol saat mereka tampil lebih bagus. Liga Champions memang seperti ini, naik dan turun.”

“Kita belum memenangkan apapun tapi memetika kemenangan di Bernabeu sangatlah memuaskan, karena kami tidak terbiasa dengan hal seperti ini.”

Guardiola Puji Gabriel Jesus Sebagai Kunci Sukses City

Berbicara lebih mengenai kesuksesannya dalam mengalahkan Los Blancos, Guardiola secara spesifik menunjuk Gabriel Jesus sebagai sosok yang penting dalam pertandingan itu. Gol penyama kedudukannya dan juga penampilannya sepanjang pertandingan mampu memberikan banyak kesulitan bagi lini pertahanan Los Blancos.

“Gol penyama kedudukan memang kunci dari pertandingan itu, tapi hal yang terpenting adalah semua yang kita kreasikan,” ujar Guardiola lebih lanjut.

“Tidak banyak pemain seperti (Jesus) di dunia. Ketika dia masuk ke dalam dari sayap, dia sangat sulit untuk dihentikan.”

Menjelaskan mengenai pemilihan Jesus sebagai starter dibandingkan Sergio Aguero, Guardiola mengakui jika itu memang sengaja dilakukan. Namun sekali lagi sang pelatih mengatakan bahwa taktikya tersebut mungkin sudah akan diantisipasi oleh Zinedine Zidane dan Real Madrid pada leg kedua nantinya.

“Kita memilihnya (Jesus) karena dia mampu membuka lapangan dengan sangat baik, dengan adanya Varane, Ramos, Casemiro dan Valverde, bermain all out akan sangat sulit.”

“Namun saya yakin Zidane dan staffnya akan melihat apa yang kami sudah lakukan dan mengambil catatan dari hal tersebut dan akan mencoba mengejutkan kami.”