Cristiano Ronaldo Kecam Taktik Manchester United

Cristiano Ronaldo Kecam Taktik Manchester United

Cristiano Ronaldo mengkritik taktik Manchester United pada laga Liga Champions mereka, Kamis, setelah The Red Devils berhasil bangkit dari ketertinggalan 1-0 untuk menang 1-2 atas Juventus.

Ronaldo berhasil membawa Juventus unggul lebih dulu di menit ke-65, namun Manchester United berhasil membalikkan permainan pada lima menit terakhir dengan dua gol cepat.

Gol bunuh diri dari Alex Sandro memastikan kemenangan bagi Setan Merah di Turin, dan Ronaldo kecewa melihat timnya kalah setelah mendominasi pertandingan selama hampir 90 menit.

Manchester United Andalkan Tendangan Bebas

Juventus berada di performa terbaik mereka sejak menit awal pertandingan, menciptakan beberapa peluang bagus dan Ronaldo berpikir taktik Jose Mourinho bergantung sepenuhnya pada tendangan bebas.

BACA:  Antonio Conte Jagokan Juventus Juara Champions Musim Ini

“Saya senang bisa mencetak gol, tetapi sedikit kecewa karena kami seharusnya bisa memenangkan pertandingan dengan mudah, dengan tiga atau empat gol,” kata Ronaldo setelah pertandingan.

“Manchester tidak berbuat banyak, menurut saya. Mereka menciptakan dua peluang dari tendangan bebas. Tim-tim Inggris selalu mencari tendangan bebas.”

“Tapi kami belajar dari kesalahan kami dan masih berada di puncak klasemen grup, jadi kami baik-baik saja.”

Juan Mata mencetak gol langsung dari tendangan bebas, sebelum umpan silang Ashley Young dari tendangan bebas lainnya dipantulkan ke gawang Juventus oleh Alex Sandro.

Ronaldo mencetak gol dengan tendangan voli yang luar biasa di mana gol itu adalah gol pertamanya di Liga Champions sebagai pemain Juventus.

BACA:  Lihat Lagi Gol Juventus yang Bikin Marah Cristiano Ronaldo

Mantan pemain The Red Devils tersebut merayakan golnya dengan mengangkat kaosnya dan memamerkan perutnya, tapi sangat disayangkan bahwa mantan timnya dari Inggris yang membawa pulang tiga poin.

Kekalahan tersebut membuat Juventus dan Setan Merah hanya berselisih dua poin di klasemen Grup H, dan skuad asuhan Jose Mourinho masih bisa finish sebagai pemimpin grup jika mereka memenangkan dua pertandingan terakhir mereka dan Si Nyonya Tua membuang lebih banyak poin.