Detik-detik Man United Terpeleset di Liga Champions, Begini Ceritanya

Tak ada yang menyangka Manchester United dengan koleksi 9 poin dan ranking pertama grup pada pekan keempat Liga Champions akan tersingkir dari kompetisi elit Eropa itu pada musim 2020/21. Begini ceritanya.

Meski pun sama-sama menduduki ranking pertama grup, performa Manchester United di Liga Champions musim 2021/22 lebih buruk daripada musim lalu, saat Setan Merah terpeleset di dua matchday terakhir grup saat itu.

Menjelang laga kelima penyisihan grup musim 2020/21, skuad Ole Gunnar Solskjaer menduduki posisi puncak klasemen Grup H dengan poin 9, dan dalam optimisme besar akan lolos ke babak 16 besar, setelah menang tiga kali dan kalah satu dari empat pekan pertama kompetisi Champions League waktu itu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Red Devils menang 1-2 di kandang Paris Saint-Germain pada laga pertama, sebelum menang lagi di Old Trafford dengan skor luar biasa besar 5-0 atas RB Leipzig yang pada saat itu masih diasuh oleh Julian Nagelsmann, namun takluk di kandang Istanbul Basaksehir dengan skor 2-1, sebelum membalaskan dendam pada tim Turki itu dengan skor 4-1 di Inggris.

Namun kejutan terjadi pada pekan keempat saat PSG membalaskan dendam mereka di Old Trafford dengan dua gol Neymar dan satu dari kapten Marquinhos, menenggelamkan satu-satunya gol Manchester United yang dilesakkan Marcus Rashford pada menit 32. Skor akhir 1-3 bagi kemenangan Les Parisiens.

Jelang pekan keenam perolehan nilai Setan Merah tetap 9, sama banyaknya dengan PSG dan RB Leipzig, yang pada matchday kelima menang 3-4 di kandang Basaksehir.

Lalu tibalah hari bencana itu ketika José Angeliño, Amadou Haïdara dan Justin Kluivert membawa Red Bull unggul tiga gol lebih dulu sebelum dikejar oleh gol dari Bruno Fernandes dan gol bunuh diri Ibrahima Konate. Namun tuan rumah berhasil bertahan mati-matian selama delapan menit terakhir pertandingan untuk menyingkirkan Red Devils dari ajang Liga Champions 2020/21.

Manchester United Musim 2021/22

Jika jelang matchday kelima musim 2020/21 Man United masih memiliki 9 poin dan selisih gol 12:5 maka saat ini jelang laga kelima musim 2021/22 skuad Solskjaer hanya memiliki 7 poin saja dan selisih gol yang juga lebih buruk, 8:7. Posisi saat ini diperoleh dari dua kemenangan: 2-1 atas Villarreal dan 3-2 lawan Atalanta, namun kalah 2-1 di kandang Young Boys dan imbang 2-2 di Italia.

Dua laga terakhir Red Devils pada Liga Champions musim ini adalah tandang ke markas pasukan Unai Emery di Spanyol pada 24 November 2021 sebelum menerima kunjungan tim Swiss Young Boys pada 9 Desember.

Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya akan berharap keajaiban pada dua laga sisa, meraih 6 poin, guna mengamankan kelolosan ke babak 16 besar, selain terhindar dari kesalahan musim lalu, terpeleset dalam dua laga terakhir penyisihan grup.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO