Dijebol Lionel Messi, Kiper Chelsea Akui Lemah Di Kolong Kaki

Thibaut Courtois terpana usai dijebol Lionel Messi.
Thibaut Courtois terpana usai dijebol Lionel Messi.

Gilabola.com – Bisa cepat dijebol Lionel Messi, kiper Chelsea langsung akui jika titik lemahnya ada di kolong kaki. Hal itu ia akui usai laga Liga Champions kubu The Blues lawan Barcelona.

Sosok kiper jagoan Chelsea, Thibaut Courtois memang terperanjat saat laga baru berjalan tiga menit pada leg kedua 16 besar Liga Champions melawan kubu Barcelona, Kamis (15/3) dini hari WIB. Gol cepat itu mengagetkan semua yang menonton jalannya pertandingan.

Pertandingan itu akhirnya harus berakhir dengan skor telak 3-0! Berakhir untuk kemenangan Barcelona melalui dua gol Lionel Messi di menit ke-3 dan 63. Satu gol lagi dihadiahkan sosok Ousmane Dembele di menit ke-20 yang membuat suporter Chelsea menderita.

Yang membuat penonton geleng-geleng kepala, total dua gol Lionel Messi sama-sama lolos dengan mudah di kolong kaki Thibaut Courtois. La Pulga juga bisa menendang bola dari sudut yang sangat sempit di sebelah kiri gawang Chelsea untuk gol pertamanya. Tidak belajar dari gol pertama, ia kebobolan lagi dengan cara yang sama di gol kedua.

Advertisement

Tak mau cari-cari alasan, sang kiper Chelsea langsung mengakui bahwa semua gol Lionel Messi memang bisa ada karena murni kesalahannya. Dia mengakui sama sekali tidak menduga jika Lionel Messi tega melepaskan tendangan melalui kolong kakinya.

“Saya sama sekali tidak memperkirakan kalau tendangan itu bisa terjadi dan kadung sudah terlambat untuk menutup kaki saya, sudah jelas itu adalah kesalahan saya ya,” ungkap Thibaut Courtois dengan malu melalui laman resmi UEFA.

“Sayaini sudah banyak pengalaman bermain melawan Lionel Messi dan sudah pernah kebobolan melalui kolong kaki saya juga. Bagi kiper seperti saya, titik terlemah ada di kolong kaki. Walau mengganggu tetapi saya harus berani untuk mengakui kesalahan saya.”

Thibaut Courtois juga tak mau sendirian disalahkan. Ia sekalian seret semua kesalahan-kesalahan timnya atas semua gol Barcelona. “Kami seharusnya tidak bisa tersingkirkan, tetapi kesalahan individu yang kami lakukan membuat kami jadi harus mau membayarnya. Kami memang tidak beruntung saja sampai kebobolan empat gol karena empat kesalahan kami,” pungkasnya.