Dipecat Gara-gara Membela Palestina di Final Liga Champions

Dipecat Gara-gara Membela Palestina di Final Liga Champions

Seorang presenter radio di Inggris dipecat gara-gara membela Palestina, mengaitkan kemenangan Liverpool dengan merendahkan Israel.

Mantan anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh George Galloway diberhentikan oleh TalkRadio beberapa menit lalu, Senin malam waktu Indonesia. Ia dipecat gara-gara membela Palestina dan merendahkan Israel saat merayakan kemenangan Liverpool pada final Liga Champions dalam twitnya hari Minggu.

Ucapan yang jadi dipermasalahkan adalah saat ia memberi bumbu terlalu banyak pada kemenangan Liverpool ketika bercuit di Twitter pasca kemenangan Liverpool, “Selamat kepada pemain-pemain hebat Liverpool. [Kemenangan ini] untuk mengenang penambang sosialis BillShankley, untuk para martir 96 [kasus semi final Piala FA di Hillsborough], dan mereka yang memperjuangkan keadilan bagi mereka, dan bagi para pekerja pelabuhan Liverpool. Tidak ada bendera Israel di trofi!”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Kalimat terakhir itulah yang jadi alasan bagi TalkRadio untuk memecat George Galloway. Ia mengatakan dalam cuitannya, dirinya menerima kartu merah dari pihak majikan karena “merayakan secara berlebihan” kemenangan Liverpool.

Tottenham Hotspur, lawan Liverpool di final Liga Champions, memang mengidentikkan diri dengan Israel. Kami pernah menurunkan satu artikel khusus tentang ini, perihal Yahudi vs Yahudi, saat Tottenham berjumpa Ajax Amsterdam di semi final Liga Champions.

Suporter Ajax dan Spurs sama-sama mengidentikkan diri sebagai Yahudi. Fans Spurs kerap menyebut diri sebagai “Yid Army” atau “tentara Yid”, tapi lucunya, sebutan “Yid” itu sendiri tidak disukai oleh orang-orang Yahudi karena memiliki tendensi merendahkan atau menghina. Seruan “Yid Army” bahkan bisa berujung pada penangkapan oleh polisi. Sebaliknya, banyak video di mana pendukung Ajax bernyanyi bersama ratusan atau ribuan orang dengan bunyi teriakan, “Kami Yahudi Ajax, Super Yahudi.”

George Galloway adalah politis sayap kiri di partai Buruh Inggris. Istilah “sayap kiri” umumnya digunakan media untuk merujuk pada mereka yang membela kaum imigran, Islam, Palestina, kaum buruh dan miskin di Inggris, berlawanan dengan “sayap kanan” yang biasa mendukung partai konservatif yang mendukung pajak lebih rendah, membela orang-orang super kaya dan dalam batas tertentu: anti imigran asing.

Setelah tahun 2003 ia berhenti dari Partai Buruh, bergabung dengan Partai Respect sebelum partai itu kemudian bubar 2016 dan ia meloncat ke partai Independent. Jika Anda ikut bersimpati dengan nasibnya usai dipecat gara-gara membela Palestina, bisa lihat profilnya di sini.