Dosa Zidane Tadi Malam: Salah Formasi, Salah Pemain, Beruntung Tak Kalah 6-0 Atau 5-0 oleh Chelsea

Gilabola.com – Ada dua, atau mungkin tiga, dosa Zinedine Zidane selaku manajer Real Madrid tadi malam. Salah formasi dan salah menurunkan pemain. Sang legenda Perancis beruntung tidak kebobolan lima atau enam gol pada leg kedua semi final Liga Champions di Chelsea, Kamis 6 Mei 2021.

Real Madrid, selaku juara 13 kali Champions League, menjadi figur paling menonjol saat menelan kekalahan 2-0 di tangan The Blues pada hari Kamis (6/5), menjadikan skor agregat 3-1 dan Los Blancos gagal lolos ke final.

Mengutip istilah dari Goal.com, “kejahatan terbesar sang pelatih” adalah formasinya yang sangat tidak biasa. Los Blancos telah bermain dengan sistem 3-5-2 beberapa kali musim 2020/21 ini, tetapi tidak seperti yang terjadi tadi malam di Stamford Bridge.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Di atas kertas, Zidane memilih susunan pemain yang paling cocok dengan formasi 4-3-3, tetapi berakhir dengan dengan Eder Militao, Sergio Ramos dan Nacho Fernandes di lini belakang. Nacho dan Militao masing-masing kemudian bermain melebar ke kiri dan kanan sisi lapangan, meninggalkan Ramos terisolasi di tengah.

Satu-satunya bantuan yang dia dapatkan selalu dari Casemiro atau Luka Modric yang berlari mundur untuk membantunya. Karena itu tidaklah mengherankan jika Chelsea mencabik-cabik pertahanan Madrid berkali-kali.

Channel Gilabola di Youtube

Hanya penyelesaian akhir yang terburu-buru dari pasukan Thomas Tuchel menghentikan mereka dari skor yang lebih besar. Seharusnya The Blues bisa menang 6-0 atau 5-0 atas raksasa La Liga tersebut.

Selain itu, Zidane juga membawa masuk kapten Sergio Ramos meski ini hanya menjadi pertandingan ketiganya sejak 9 Januari 2021, dan laga pertamanya dalam hampir dua bulan terakhir. Mungkin ia membutuhkan figur senior di belakang, mungkin juga terpengaruh dengan mitos bahwa tanpa Ramos, Los Merengues hampir pasti kalah di Eropa.

Sergio Ramos yang sudah berusia 35 tahun itu tampil buruk sepanjang 90 menit, dengan pasukan tuan rumah menyerbu masuk melalui sang kapten Spanyol itu, terutama selama babak kedua. Salah satu sebab terjadinya gol pertama dari Timo Werner adalah Ramos kepontal-pontal ditinggal pergi oleh kecepatan lari sang pemain Jerman, menyundul bola muntah dari mistar gawang Thibaut Courtois hasil sepakan Kai Havertz.

Zidane juga terlihat mengandalkan Eden Hazard selama 89 menit, sebelum digantikan oleh Mariano Diaz, mungkin terpukau oleh penampilan sang gelandang Belgia akhir-akhir ini, tetapi dia tidak gagal menghasilkan keajaiban apa pun seperti waktunya di Chelsea. Pemain dengan gaji 225 Milyar itu malah cengegesan dan tertawa lebar bersama mantan rekan-rekan sepermainannya usai pertandingan.

AHABET
AHABET