Drawing Liga Champions Beri Manchester City Nafas Lega

Drawing Liga Champions Beri Manchester City Nafas Lega

Drawing fase grup Liga Champions hari Kamis (29/8) memberi Manchester City nafas lega karena tim-tim yang relatif lemah di Grup C.

Hasil drawing grup Liga Champions hari Kamis malam di Monaco menyatukan juara Liga Inggris itu dengan Shakhtar Donetsk dari Ukraina, Dinamo Zagreb yang minim pengalaman dari Kroasia dan tim baru Atalanta dari Liga Italia.

Hal ini akan sangat melegakan Pep Guardiola. Ia bisa membagi konsentrasinya dengan tugas sulit mempertahankan trofi di ajang Liga Inggris sembari berharap anak buahnya yang mahal dan sangat menakutkan itu bisa menang mudah dalam enam laga Grup C Liga Champions.

Nasib Manchester City Belum Aman Dari Skorsing

Meski Manchester City masuk dalam drawing fase grup Liga Champions, namun nasib mereka belum aman sepenuhnya. Sewaktu-waktu antara sekarang hingga laga pertama grup dimulai 17 September nanti, masih mungkin terjadi malapetaka.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Juara Premier League itu masuk ke dalam penyelidikan UEFA pada Mei setelah mereka menemukan Manchester City telah melanggar aturan financial fair play (FFP). Juara Inggris itu dengan keras membantah tuduhan bahwa pemilik klub Sheikh Mansour menyamarkan investasi langsung ke dalam klub sebagai sponsor dari perusahaan-perusahaan Abu Dhabi. Hukuman untuk pelanggaran seperti itu bisa berupa skorsing dari keikutsertaan di Liga Champions.

Namun tiga bulan sejak kasus ini mulai bocor ke publik, The Skyblues masih aman-aman saja dan malah malam ini berada dalam drawing fase grup untuk kompetisi paling bergengsi di Eropa. Babak grup akan dimulai sebelum komisi yang membahas masalah ini di tubuh UEFA menghasilkan vonis dan hukuman.

The Citizens dengan cepat mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS). Klub telah melakukan kontak dengan organisasi di Lausanne Swiss tersebut untuk mencari klarifikasi tentang kasus ini.

Tampaknya hampir tidak mungkin UEFA melunak soal ini. Pertarungan soal pelanggaran aturan FFP oleh City bisa melampaui CAS dan masuk ke dalam sistem hukum Swiss. Pertanyaan paling penting saat ini adalah apakah UEFA akan bergerak lebih cepat dan memaksa City diskorsing dari kompetisi musim ini?

Jika Manchester City Skorsing, Arsenal Masuk

Hampir tak ada sedikit pun simpati untuk masalah City ini di antara klub-klub lain di Liga Champions, menurut laporan The Independent. Seandainya tim Pep Guardiola disingkirkan keluar Liga Champons musim ini, Arsenal akan menggantikan posisi mereka.

Sebagian besar tim saingan di Eropa akan lebih menyukai skenario itu. Apa yang membuat situasi jauh lebih sulit bagi UEFA adalah bahwa City adalah salah satu pesaing serius untuk mencapai final di Istanbul, Mei mendatang. Pasukan Guardiola yang mahal sangat ditakuti di seluruh benua. Kekuatan belanja Etihad, yang didukung oleh kekayaan negara Abu Dhabi, menginspirasi rasa iri dan jijik dari rival-rival mereka. Banyak

AC Milan telah kena skorsing dari kompetisi Eropa musim ini karena pelanggaran keuangan dalam sebuah keputusan yang tepat waktu. Namun klub Italia itu sepertinya tidak menyesal kehilangan Liga Europa. Namun demikian, akan ada tingkat kegembiraan yang signifikan di antara rival Eropa jika Man City terkena skorsing serupa seperti yang menimpa Milan.