Erling Haaland kembali menunjukkan ketajamannya ketika Manchester City memulai perjalanan di Liga Champions dengan kemenangan nyaman atas Porto. Penyerang Norwegia itu mencetak dua gol dan kembali menjadi penentu setelah sebelumnya juga mencetak gol saat menghadapi Coventry pada Sabtu.
Haaland sempat dibuat frustrasi oleh penampilan gemilang Diogo Costa di babak pertama. Namun, kiper Porto itu akhirnya tak mampu terus membendungnya. Dua gol pada babak kedua membawa koleksi Haaland menjadi 36 gol di Liga Champions bersama Manchester City dari 40 penampilan.
City memang datang ke Lisbon dengan kenangan kurang menyenangkan. Mereka tersingkir dari Real Madrid dalam tiga musim terakhir, sedangkan kunjungan sebelumnya ke Estadio do Dragao berakhir dengan kekalahan dari Chelsea pada final Liga Champions 2021.
Manchester City mengontrol pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang sejak awal. Costa menjadi alasan Porto masih mampu menjaga gawangnya tetap aman pada paruh pertama setelah melakukan dua penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan Haaland. Ia juga menahan tembakan Antoine Semenyo dan Phil Foden.
Porto bahkan kesulitan memberikan ancaman. Sepanjang 45 menit pertama, mereka tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan.
Haaland Akhirnya Temukan Celah
Kebuntuan tersebut pecah setelah Haaland berhasil menemukan ruang di dalam kotak penalti. Umpan silang Enzo Fernandez dimanfaatkan dengan sempurna lewat sundulan yang mengarah ke pojok jauh dan membuat Costa akhirnya tak berkutik.
Porto mencoba merespons. Alan Varela sempat melepaskan tembakan melengkung yang tipis melebar setelah timnya tertinggal, sedangkan William Gomes juga gagal mengarahkan percobaannya ke sasaran.
Tetapi City tetap lebih menguasai jalannya pertandingan. Gianluigi Donnarumma bahkan tidak perlu melakukan penyelamatan setelah Porto tak kunjung menemukan cara untuk menguji penjaga gawang Manchester City tersebut.
Haaland kemudian memastikan malamnya semakin sempurna. Penyerang 25 tahun itu mencetak gol keduanya pada babak kedua untuk mengunci kemenangan City.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Menariknya, Costa sebenarnya tampil sangat baik. Ia bahkan kembali menggagalkan sejumlah percobaan pemain City, termasuk tembakan dari pemain pengganti. Iliman Ndiaye dan Elliot Anderson sama-sama memaksa kiper Porto tersebut bekerja keras.
Rayan Ait-Nouri juga nyaris mencetak gol setelah masuk dari bangku cadangan. Namun kontribusinya tetap penting karena ia memberikan assist untuk gol kedua Haaland.
Bouaddi Tampil Percaya Diri
Di tengah sorotan kepada Haaland, Ayyoub Bouaddi memberikan alasan lain bagi Manchester City untuk puas dengan penampilan mereka.
Pemain berusia 18 tahun itu mendapat kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya bersama City di Liga Champions. Bouaddi tampil percaya diri, rapi ketika menguasai bola dan tidak terlihat canggung menghadapi pertandingan dengan level tinggi.
Penampilannya bahkan mendapat nilai 8, tertinggi kedua setelah Haaland yang memperoleh nilai 9.
Enzo Fernandez juga mendapat apresiasi dengan nilai 7. Selain bekerja sama baik dengan Bouaddi, ia memberikan umpan silang yang menghasilkan gol pembuka Haaland.
Di lini belakang, Ruben Dias tampil solid sebagai kapten dan menjadi pemain dengan jumlah operan terbanyak di lapangan. Matheus Nunes juga dinilai meyakinkan dalam start pertamanya musim ini.
Josko Gvardiol mendapat nilai 5 setelah menerima kartu kuning pada babak pertama dan digantikan pada awal babak kedua. Marc Guehi juga mendapat nilai 6 setelah sempat lolos dari potensi kartu akibat benturan dengan Gabri Veiga, sebelum melakukan tekel pemulihan yang menggagalkan Gomes.
Haaland sendiri menjadi pemain dengan nilai tertinggi. Costa memang sempat menggagalkan dua peluang besarnya, tetapi ketika kesempatan berikutnya datang, penyerang Norwegia tersebut tidak lagi memberi ampun.
Kemenangan ini juga memperpanjang catatan sulit Porto saat menghadapi klub Inggris. Sang juara Liga Champions 2004 itu hanya memenangkan dua dari 17 pertandingan terakhir melawan tim Inggris di kompetisi Eropa.
Manchester City kini kembali mengarahkan pandangan ke trofi yang terakhir mereka menangkan pada 2023, ketika meraih Treble.
Ratin Pemain Manchester City
Gianluigi Donnarumma 5
Mendapat kartu kuning setelah menangkap Pepe ketika keluar dari garis gawang. Beruntung ketika sapuan bolanya mengenai William Gomes dan bola kemudian melebar tipis.
Matheus Nunes 6
Tampil meyakinkan dalam start pertamanya musim ini.
Ruben Dias 6
Solid di belakang dan mencatatkan operan lebih banyak dibanding pemain lain di lapangan.
Marc Guehi 6
Beruntung tidak mendapat kartu setelah benturan dengan Gabri Veiga. Kemudian melakukan tekel pemulihan yang sangat baik untuk menghentikan Gomes.
Josko Gvardiol 5
Menerima kartu kuning setelah menarik Gomes dan diganti pada awal babak kedua.
Ayyoub Bouaddi 8
Tampil percaya diri dalam start pertamanya untuk City. Rapi dalam penguasaan bola dan tidak terlihat kesulitan meski baru berusia 18 tahun.
Enzo Fernandez 7
Bekerja baik bersama Bouaddi dan memberikan umpan silang sempurna untuk gol Haaland.
Antoine Semenyo 6
Mengancam dari sisi kiri dan tembakannya berhasil ditepis Costa, tetapi beberapa kali kehilangan bola.
Phil Foden 6
Tembakan rendahnya seharusnya bisa lebih baik, tetapi kesulitan memberikan dampak dari sisi kanan.
Rayan Cherki 6
Memperlihatkan beberapa sentuhan bagus sebagai pemain nomor 10, tetapi kesulitan menciptakan peluang sebelum diganti.
Erling Haaland 9
Sempat kesulitan pada awal laga dan dua kali digagalkan Costa. Setelah itu, Haaland membalas dengan dua gol pada babak kedua.
Pemain pengganti: Abdukodir Khusanov 6, Iliman Ndiaye 6, Elliot Anderson 6, Rayan Ait-Nouri 7, Mateo Kovacic 6.


