Dua Rekor Havertz Usai Cetak Gol di Final, Salah Satunya Samai Rekor Gundogan

Gilabola.com – Kai Havertz menjadi pembeda selama babak pertama laga final Liga Champions antara Manchester City vs Chelsea di Do Dragao pada Minggu (30/5) dini hari WIB berkat gol tunggalnya dua menit sebelum jeda.

Playmaker Jerman Kai Havertz belum memiliki musim yang mengesankan sejak kedatangannya selama musim panas dengan rekor transfer klub, tapi dia mencetak gol yang sangat penting bagi Chelsea di final Liga Champions kontra Manchester City.

Saat laga tampak akan berakhir tanpa gol, Mason Mount mengirim umpan terobosan ke belakang pertahanan The Citizens dan mantan gelandang Leverkusen dengan cepat berlari memenangi bola, mencongkel bola melewati Ederson Moraes dan menceploskan bola ke gawang kosong.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Berkat golnya itu, Kai Havertz menjadi pemain pertama yang mencetak gol pertamanya di Liga Champions adalah saat berada di final sejak İlkay Gündogan melakukannya pada 2013 bersama Borussia Dortmund.

Channel Gilabola di Youtube

Selain itu, Kai Havertz (21 tahun 352 hari) adalah pemain Jerman termuda yang mencetak gol di final Liga Champions sejak Lars Ricken dari Borussia Dortmund melakukannya pada 1997 (20 tahun 322 hari vs Juventus).

Kai Havertz datang dengan ekspektasi tinggi selama musim panas 2020 lalu usai didatangkan Chelsea dari Bayer Leverkusen dengan rekor transfer klub senilai Rp 1,39 Trilyun, namun dia belum menunjukkan performa maksimal.

Dalam 44 penampilan di semua kompetisi sebelum final Liga Champions ini, gelandang Jerman itu hanya mengemas delapan gol dan sembilan assist, meski dia memang mengalami progres performa sejak kedatangan mantan manajer PSG Thomas Tuchel.

Padahal Kai Havertz punya reputasi luar biasa selama waktunya di Bundesliga bersama Bayer Leverkusen, mencetak 18 gol dan sembilan assist dalam 45 penampilannya di berbagai ajang selama musim 2019/2020.

AHABET
AHABET